Penanganan Covid
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar Terima Vaksin Kedua, Jasman: Sempat Nervous
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar Terima Vaksin Kedua, Jasman: Sempat Nervous
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal menerima vaksinasi Covid-19 kedua, Kamis (28/1/2021).
Proses vaksinasi ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar.
Jasman Rizal mengaku tidak mengalami keluhan atau gejala apapun pada vaksinasi Covid-19 pertama dan kedua.
"Saya tadi divaksin pukul 09.27 WIB, Alhamdulillah setelah diobservasi selama 30 menit, sampai sekarang belum ada terasa apa-apa."
"Di awal sempat nervous, namanya juga manusia, tensi sempat naik tapi setelah diulang lagi normal," ujar Jasman Rizal.
Baca juga: Belum Semua Nakes di Sumatera Barat Mendapatkan Vaksinasi Covid-19, Ini Alasannya
Baca juga: Kesaksian Nakes di Padang Setelah Vaksinasi, Pegal-pegal Sebentar, Setelah Masa Observasi Hilang
Jasman Rizal menjelaskan, vaksinasi kedua merupakan prosedur yang harus dijalani penerima vaksin setelah dua Minggu sebelumnya menerima vaksinasi pertama.
Dia menambahkan, vaksinasi juga merupakan program pemerintah dan akan dilaksanakan ke seluruh rakyat Indonesia secara bertahap.
"Semua akan dapat jatah. Pejabat esensial didahulukan, dia ingin mencontohkan dan memotivasi masyarakat, bahwa mereka sudah divaksinasi dan ternyata aman dan halal," ungkap Jasman Rizal.
Setelah divaksinasi dosis kedua, jelas Jasman, akan terbentuk imun 3 bulan setelah itu, namun demikian harus tetap menjaga protokol Covid-19.
Jasman Rizal tak menampik setelah divaksin masih ada yang terinfeksi Covid-19.
"Hal itu karena setelah divaksin mereka melonggarkan protokol Covid-19, sementara antibodinya belum terbentuk," ungkap Jasman Rizal.
Jasman Rizal mengatakan, tidak ada yang perlu ditakutkan dengan vaksin, sebab tidak ada efek sampingnya.
Hanya saja banyak yang terpengaruh dengan hoaks di media sosial, akhirnya terbawa- bawa, padahal tidak apa-apa.
Dijelaskan Jasman Rizal, vaksin Covid-19 ini, vaksin virus yang telah dimatikan, bukan dilemahkan.
"Malah ini lebih aman, jangan takut untuk divaksin. Gubernur akan divaksin, tapi masih menunggu jadwal."
"Sekarang ada kegiatan lain yang tidak bisa diwakilkan. Tidak harus sekarang, bisa jadi besok atau lusa. Alhamdulilah beliau sehat," imbuh Jasman Rizal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/juru-bicara-satuan-tugas-penanganan-covid-19-sumbar-jasman-rizal.jpg)