Dinas Pariwisata Padang Berharap Masyarakat, Pengelola Wisata dan Pedagang Patuhi Protokol Kesehatan
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang menghimbau masyarakat, pengelola wisata, dan pedagang tetap patuhi protokol kesehatan selama libur Natal d
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang menghimbau masyarakat, pengelola wisata, dan pedagang tetap patuhi protokol kesehatan selama libur Natal dan tahun baru.
Jelang libur Natal dan tahun baru, dimana masyarakat biasanya menyempatkan pulang ke kampung untuk merayakan hari raya Natal dan tahun baru bersama sanak saudara.
Karena Natal dan tahun baru di tahun 2020 masih dalam masa pandemi, akibatnya masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol Covid-19.
Baca juga: Disparbud Padang Sosialisasikan CHSE bagi Pelaku Usaha, Upaya Bangkitkan Usaha Pariwisata
Baca juga: Soal Pengembangan Pariwisata, Mulyadi: Potensi Pariwisata Sumbar Ibarat Raksasa Masih Tidur
Baca juga: Meriahkan MTQ Nasional di Sumbar, Dinas Pariwisata Gelar Pameran Bonsai di Pantai Padang
Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Arfian berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Mungkin masyarakat sudah bosan di rumah, dan bisa menikmati wisata yang ada di Kota Padang dengan mematuhi protokol kesehatan," kata Arfian, Sabtu (19/12/2020).
Dikatakannya, untuk masyarajat yang akan berkunjung diharapkannya mematuhi protokol yang telah diatur pemerintah.
Baca juga: Libur Panjang di Tengah Pandemi Covid-19, Kadispar Tanah Datar Harap Tak Muncul Klaster Pariwisata
Baca juga: Sepi saat Pandemi, Pengusaha Pariwisata di Sumbar Tetap Promosikan Destinasi Supaya Orang Ingat
Baca juga: Masa Pandemi - Industri Pariwisata di Sumbar Jatuh Bangun, Persiapan Jika Corona Berakhir
Dijelaskannya, diharapkan masyarakat tetap memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan, dan tidak berkerumun.
"Selanjutnya bagi pengelola usaha untuk dapat mematuhi protokol kesehatan juga, serta pedagang saat melayani tamunya," katanya.
Dikatakannya, pedagang yang berjualan diharapkan memberi jarak pada tempat duduk bagi pengunjung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/kepala-dinas-pariwisata-dan-kebudayaan-kota-padang-arfian-sabtu-14112020.jpg)