Breaking News:

Hari Ke-2 Pencarian Korban Hanyut di Kabupaten Solok Selatan Berlanjut, Asnedi Sebut Masih Nihil

Memasuki hari kedua, Rabu (2/12/2020) upaya pencarian korban hanyut di Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) belumlah membuahkan h

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
Upaya pencarian korban hanyut di Jorong Sungai Tangah, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Rabu (2/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Memasuki hari kedua, Rabu (2/12/2020) upaya pencarian korban hanyut di Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) belumlah membuahkan hasil atau nihil.

Petugas masih lakukan pencarian terhadap korban hanyut di sungai Jujuan di Jorong Sungai Tangah, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumbar.

Korban hanyut bernama Syafril (57) warga yang beralamat di Jorong Sungau Tangah, Nagari Sungau Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok.

Baca juga: Tukang Perabot di Solok Selatan Hanyut di Sungai, Diduga Tergelincir saat Memancing

Baca juga: Bambang Tergelincir Lalu Terseret Arus Sungai Batang Bangko, Asnedi Ungkap Kronologi Kejadian

Diketahui korban hanyut di sungai pada Senin (30/11/2020) sekitar pukul 22.00 WIB lalu.

Petugas gabungan pun melakukan pencarian sejak Selasa (1/12/2020) dan sampai hari ini masih nihil.

"Pencarian korban hanyut di Kabupaten Solok Selatan masih nihil, kita belum mengetahui keberadaan korban," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Asnedi, Rabu (2/12/2020).

Kata dia, korban dilaporkan hanyut saat pergi ke dungai untuk memancing ikan.

Baca juga: Mini Bus Dinas Ditabrak Kereta Api Sibinuang di Padang, Kapolsek: Sopir Pusing dan Leher Terkilir

"Korban diduga tergelincir saat pergi memancing ke sungai," kata Asnedi.

Disebutkannya, pada pencarian hari ke-2 petugas masih melakukan penyisiran di lokasi sungai hanyutnya korban.

"Operasi SAR dilanjutkan dengan melakukan penyisiran di sisi kiri dan kanan sungai," kata Asnedi.

Dijelaskannya, unsur terkait yang terlibat adalah Basarnas Padang, BPBD Kabupaten Solok Selatan, perangkat Nagari, Polri, TNI, dan masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved