Breaking News:

Pilkada Sumbar 2020

Pilkada di Masa Pandemi, Seperti Apa Gaya Kampanye Panji-Yos di Dharmasraya?

Pilkada di Masa Pandemi, Seperti Apa Gaya Kampanye Panji-Yos di Dharmasraya?

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
istimewa
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Panji-Yos menyapa warga Dharmasraya baru-baru ini. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kampanye Pilkada Serentak tahun 2020 berbeda dari biasanya.

Kampanye Pilkada tahun ini mewajibkan para calon kepala daerah untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Seperti yang dilakukan calon Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya nomor urut 1, Panji-Yos.

Baca juga: KPU Tetapkan DPT Pilkada Dharmasraya 145.383 Orang, Pemilih Laki-laki dan Perempuan Hampir Imbang

Baca juga: Bawaslu Dharmasraya Tertibkan Ribuan Alat Peraga Cagub Sumbar dan Calon Bupati

"Kita sosialisasi ikut dengan protokol kesehatan, peraturan KPU jelas maksimal 50 orang untuk satu kali pertemuan. Kita ikuti itu, selalu pakai masker dan jaga jarak," jelas calon wakil bupati Dharmasraya Yosrisal, Jumat (23/10/2020).

Program yang disampaikan ke masyarakat, kata Yos, tertuang dalam visi misi yakni di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, agama, sosial, budaya, pelayanan publik dan infrastruktur.

Sementara, program yang ditunggu-tunggu warga Dharmasraya selama ini adalah biaya berobat gratis bagi seluruh warga Dharmasraya.

"Kita akan menerobos dan membuat semacam pengobatan gratis untuk seluruh warga Kabupaten Dharmasraya," terang Yos.

Yos menyebut, sudah menjadi kewajiban bagi kepala daerah untuk memberikan jaminan kesehatan bagi warganya.

Tujuan supaya masyarakat tidak terbebani di bidang kesehatan, masyarakat selalu sehat, bisa beraktivitas dan mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat.

Dalam berkampanye, Panji-Yos membagi dalam bentuk lima tim, daerah yang dikunjungi itu kondisional saja.

"Mana masyarakat yang ingin bertemu dengan kami, kami turun ke warga. Pada umumnya masyarakat ingin mengganti bupati," tegas Yos.

Sejauh ini, tambah Yos, dukungan sudah diperoleh dari masyarakat umum, tokoh agama, anak-anak milenial, tokoh intelektual dan lainnya.

Yos mengakui, semua daerah sudah dikunjungi, tapi belum maksimal.

"Kita belum ada daring, masih tatap muka secara terbatas sehingga bisa bercengkrama langsung dengan masyarakat," tutur Yos. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved