Breaking News:

Webinar Hiasi Pelantikan Pengurus AP3SI Wilayah Sumbar, Eka: Petakan Kebutuhan Guru Sosiologi

Pengurus Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI) Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) masa bakti 2020-2025 resmi dilantik pada S

ISTIMEWA/DOK.PRIBADI EKA VIDYA PUTRA
Ketua terpilih AP3SI Wilayah Sumbar Masa Bakti 2020-2025, Dr Eka Vidya Putra, S.Sos M.Si 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pengurus Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI) Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) masa bakti 2020-2025 resmi dilantik pada Sabtu (15/8/2020).

Prof  Dr  Elly Malihah selaku Ketua Umum Pengurus Pusat AP3SI  melantik segenap pengurus yang diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting. Turut mendampingi ketua saat pelantikan, Siti Komariah, M.Si, Ph.D yang merupakan Sekretaris Umum Pengurus Pusat AP3SI

Ketua terpilih AP3SI Wilayah Sumbar, Dr Eka Vidya Putra, S.Sos M.Si didampingi Sekretarisnya, Hefni SPd, M.Pd mengemukakan pelantikan kepengurusan yang dipimpinnya  berdasarkan hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) Pertama AP3SI Sumbar, Sabtu (25/7/2020) lalu.

Menurut Eka, kepengurusan AP3SI akan merangkul segenap anggota agar berpartisipasi aktif dalam menjalankan organisasi kedepannya. 

“Sebelumnya saya sempat berinteraksi dengan beberapa sekolah di Kota Padang, bahwasanya masih ada beberapa (sekolah) yang kekurangan guru Sosiologi," ujar Eka saat menghubungi TribunPadang.com, Sabtu seusai pelantikan.

Cara Mengunduh Sertifikat Hasil UTBK, Awali Login Laman pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id

Ayo! Unduh Hasil Seleksi UTBK-SBMPTN 2020, Sabtu 15 Agustus 2020 Mulai Pukul 15.00 WIB

Berdasarkan hal tersebut, kata Eka program kerja pertama AP3SI wilayah Sumbar berikutnya membuat database guru Sosiologi se-Sumbar.

"Tujuan membuat database guru Sosiologi se-Sumbar supaya dapat memastikan serta memetakan kebutuhan guru Sosiologi di sekolah," paparnya. 

Pihaknya akan mengusulkan kepada pemerintahan provinsi (Pemprov) Sumbar hingga Pemerintahan Kabupaten/Kota agar memenuhi dan  membuka penerimaan untuk formasi guru Sosiologi.

"Penyampaian usulan kepada Pemprov serta Pemkab/Pemko se-Sumbar itu guna mereka dapat menjadi Guru Sosiologi berstatus PNS, honorer maupun kontrak di Sumatera Barat kedepannya berdasarkan dengan kebutuhan sekolah," harap Eka.

Rangkaian Kegiatan Webinar

Sebelum pelantikan Pengurus AP3SI) Wilayah Sumbar, diawali dengan kegiatan seminar secara virtual atau Webinar

Kali ini Jurusan Sosiologi FIS UNP kembali melanjutkan rangkaian Webinar series, Sabtu 15 Agustus 2020 bertema; membumikan Sosiologi dalam pembelajaran di Sekolah yang dipandu oleh Reno Fernandes selaku moderator.

Delmira Syafrini selaku nara sumber pada webinar ini mengungkapkan, bahwa pembelajaran sosiologi di sekolah bagi peserta didik seperti dua sisi mata uang.

Sisi pertama menyatakan bahwa pembelajaran Sosiologi sangat menarik bagi peserta didik, karena materi-materi yang disampaikan sangat dekat dengan realitas kehidupan.

Manfaat Cetak Sertifikat UTBK SBMTPN 2020, Persyaratan Pendaftaran Jalur Mandiri

Terkait New Normal, Rektor UNP Ganefri: Perkuliahan Teori Tetap Secara Online

Pada sisi yang lain, peserta didik beranggapan bahwa pembelajaran sosiologi dipenuhi dengan konsep-konsep yang sulit dipahami, membosankan dan terlalu banyak hafalan.

Berdasarkan hal demikian, Delmira Syafrini berharap makin besarnya peran dan kreativitas guru dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik.

"Mulailah dari kasus dan contoh yang sangat dekat dengan siswa seperti memahami kondisi, hobi, kebiasaan, style dan selera. Kemudian guru harus update dengan berita-berita, isu bahkan gosip terkini sehingga siswa dapat memahami konsep-konsep secara mudah," paparnya.

Nara sumber lainnya, Erianjoni menyampaikan bahwa membumikan pembelajaran sosiologi di sekolah dengan cara melakukan pribumisasi konsep ilmiah Sosiologi dengan konsep lokal.

"Tujuannya untuk mempermudah peserta didik dalam memahami konsep-konsep ilmiah Sosiologi, sehingga tidak dianggap lagi pembelajaran yang membosankan dan penuh dengan hafalan," tutup Erianjoni.

Webinar kali ini relatif mendapat animo dari para partisipan yang berlatar belakang para guru sekolah serta akademisi dari perguruan tinggi baik UNP serta lainnya.(TribunPadang.com/Emil Mahmud)

Editor: Emil Mahmud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved