Berita Sumatera Barat

Polda Sumbar Sasar 'Tambang Emas Liar' di Dharmasraya, Tujuh Orang Berhasil Diamankan

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat (Sumbar) mengamankan tujuh terduga pelaku kasus dugaan tindak pidana p

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.BIDHUMAS POLDA SUMBAR
Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu yang didampinggi Kasubbid 4 Ditreskrimsus Polda Sumbar AKBP David Tampubolon dan Kasubbid Penmas Bidhumas AKBP Nurbaiti dalam jumpa pers di Mapolda Sumbar, Kamis (16/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat (Sumbar) mengamankan tujuh terduga pelaku kasus dugaan tindak pidana pertambangan tanpa izin usaha , Kamis (2/7/2020) lalu.

Pihak kepolisian berhasil mengungkap praktik penambangan emas yang beroperasi di Jorong Koto Beringin Nagari Koto Beringin Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumbar.

Sebelumnya, terduga pelaku SH Alias WN bersama teman-temannya diamankan di lokasi saat berlangsungnya kegiatan penambangan.

Petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa alat berat jenis ekskavator, mesin robin, slang air, alat ulang emas, dan air raksa/mercuri.

Selain itu, pada Mei 2020 jajaran Reserse Kriminal Khusus atau Reskrimsus Polda Sumbar juga berhasil mengamankan dua orang pelaku dalam perkara tindak pidana penyimpanan bahan bakar jenis minyak/BBM jenis minyak tanah tanpa izin usaha di dua lokasi.

Lokasi penangkapan dua orang pelaku yang menyimpan minyak tanah yaitu di salah satu perumahan di Kecamatan Kuranji Kota Padang dan Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara Koata Pariaman.

Hal tersebut dikatakan oleh Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu yang didampingi Kasubbid 4 Ditreskrimsus Polda Sumbar AKBP David Tampubolon dan Kasubbid Penmas Bidhumas AKBP Nurbaiti dalam jumpa pers di Mapolda Sumbar, Kamis (16/7/2020).

Kombes Pol Satake Bayu menerangkan, pertama petugas mengamakan pelaku berinisal CW (44) warga Kelurahan Kuranji Kota Padang, Sumbar pada Rabu 20 Mei 2020, malam lalu.

Selanjutnya, CW (44) diamankan dalam kasus penyimpanan BBM jenis minyak tanah tersebut.

Selanjutnya, di lokasi kedua petugas mengamankan pelaku berinisial I (36) di wilayah Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman, Provinsi Sumbar.

Pencuri Sepeda di Komplek Singgalang Kota Padang Diringkus, Dua Rekan Lainnya Masih Buron

Wali Nagari di Dharmasraya Ditangkap Polda Sumbar, Diduga jadi Bos Tambang Emas Ilegal

3 Terduga Pelaku Tambang Emas di Solok Selatan Diamankan, Polda Sumbar Telah Ungkap 3 Kasus

“Iya benar jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar berhasil mengungkap kasus pertambangan tanpa izin dan perkara menyimpan BBM tanpa izin di dua lokasi,” ujar Kombes Pol Satake Bayu, Kamis (16/7/2020).

Kata dia, dari tangan CW (44) kemudian diamankan BB berupa enam buah tedmon yang di antaranya 4 buah tedmon berisi BBM jenis minyak tanah, 36 buah drum yang di antaranya 26 drum berisikan BBM minyak tanah, 40 buah jeriken yang diantaranya 13 buah jeriken yang berisikan minyak tanah.

Sementara itu, dari tangan pelaku lainnya, berinisial I (36), petugas juga berhasil mengamankan BB berupa empat tedmon berisikan 1 ribu liter bensin, tujuh jeriken masing-masing berisikan 35 liter, satu buah jeriken 20 liter berisikan minyak tanah serta beberapa alat pewarna dan bubuk pemutih.

“Polda Sumbar terus berkomitmen untuk melakukan pemberatasan terhadap kasus illegal mining dan kasus lainnya di wilayah Sumatera Barat,” ujar Kombes Pol Satake Bayu.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved