Berita Solok Selatan

3 Terduga Pelaku Tambang Emas di Solok Selatan Diamankan, Polda Sumbar Telah Ungkap 3 Kasus

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar kembali mengungkap kasus penambangan emas tanpa izin

ISTIMEWA
Kabid Humas Polda sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto bersama jajaran serta tiga orang pelaku saat melaksanakan video conference di Mapolda Sumbar, Senin (18/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengungkap kasus penambangan emas yang diduga tanpa izin (illegal mining) di Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumbar.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, saat press-release di Mapolda Sumbar yang disampaikan secara video conference menggunakan Aplikasi Zoom, Senin (18/5/2020).

Kabid Humas didampingi Kasubdit IV Ditreskrimsus Kompol Bendot dan Kasubbid Penmas AKBP Nurbaiti di Mapolda Sumbar, Senin kemarin.

Kombes Pol Satake Bayu Setianto menyebutkan, terhadap dugaan pidana tambang emas tanpa izin dengan menggunakan alat berat tersebut ada tiga pelaku yang diamankan.

“Tiga terduga pelaku yang diamankan berinisial WP (27) sebagai pengawas lapangan, YH (20) sebagai operator alat berat, dan I (37) selaku pendulang,” kata Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Senin (18/5/2020).

Dijelaskan, tempat kejadian perkara (TKP) yaitu di aliran Sungai Pamong Gadang, Jorong Jujutan Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumbar, Selasa 5 Mei 2020 lalu.

Sedangkan, barang bukti (BB) yang disita petugas diantaranya satu unit alat berat, satu unit komputer alat berat, satu mesin dompeng, satu asbox, satu lembar rumput sintetis, satu bungkus emas urai seberat 12,56 gram, satu unit jeriken BBM solar, dua unit HP, dan satu alat timbang digital.

“Modus operandinya kegiatan pertambangan tanpa izin usaha pertambangan dan pengolahan batuan dengan menggunakan Mesin Stone Crusher," katanya.

Gempa Bumi Hari Ini Berkekuatan 3.5 SR Guncang Pariaman, Tidak Berpotensi Tsunami

Serentak Salurkan Paket Sembako, Kapolda Sumbar Lepas Ratusan Bhabinkamtibmas dan Babinsa

Sementara, Kasubdit IV Kompol Bendot menambahkan, pengungkapan praktik tambang emas diduga illegal mining setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Awalnya dari informasi masyarakat, kemudian kami lakukan penyelidikan. Ternyata ditemukan adanya aktivitas penambangan emas di sana,” katanya.

Dikatakannya, daam kurun waktu dua bulan yaitu Maret dan Mei 2020, Ditreskrimsus Polda Sumbar sudah tiga kali melakukan penindakan terhadap penambang emas diduga illegal di wilayah hukum Polda Sumbar.

“Pertama di Sijunjung, kedua di Tanah Datar dan terakhir di Solok Selatan,” jelasnya.

Kepada tersangka, dikenakan Pasal 158 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved