Berita Populer Sumbar
4 Berita Populer Sumbar: Kasus Hantavirus hingga Penemuan Korban Tenggelam dan Terseret Arus
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, dr Aklima, mengatakan laporan terkait penyakit tersebut sejauh ini belum masuk dari kabupaten maupun kota.
Ringkasan Berita:
- Hantavirus ramai dibahas, Dinkes Sumbar pastikan belum ada laporan kasus.
- Anak kerbau warga Agam ditemukan terluka dengan bekas gigitan harimau.
- Pelajar SMA dilaporkan tenggelam di pemandian Lubuk Bonta Padang Pariaman.
- Jestra (10) ditemukan meninggal usai hilang di Pantai Buayo Putiah.
TRIBUNPADANG.COM, SERANG – Sejumlah berita menarik TribunPadang.com dalam 24 jam terakhir, yang disajikan pada berita populer Sumatera Barat (Sumbar).
Ada berita terkait kasus Hantavirus. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memastikan hingga saat ini belum menerima laporan adanya kasus Hantavirus di wilayah Sumbar.
Kemudian berita terkait konflik satwa liar jenis harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Seekor anak kerbau warga ditemukan terluka dengan bekas gigitan diduga harimau.
Selanjutnya beriat terkait seorang pelajar SMA tenggelam di Padang Pariaman, dan bocah laki-laki yang ditemukan meninggal akibat terseret arus di Pesisir Selatan.
Baca berita selengkapnya:
1. Hantavirus Ramai Dibahas, Dinkes Sumatera Barat Pastikan Belum Ada Laporan Kasus
Kasus Hantavirus yang belakangan ramai diperbincangkan di Indonesia membuat masyarakat mulai waspada terhadap penyebaran penyakit yang ditularkan hewan pengerat tersebut.
Meski begitu, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memastikan hingga saat ini belum menerima laporan adanya kasus Hantavirus di wilayah Sumbar.
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, dr Aklima, mengatakan laporan terkait penyakit tersebut sejauh ini belum masuk dari kabupaten maupun kota.
“Kalau di Sumbar sendiri belum ada laporannya terkait virus itu. Belum ada laporan,” kata dr Aklima saat diwawancarai, Selasa (12/5/2026).
Ia berharap kasus serupa tidak sampai ditemukan di Sumatera Barat.
Baca juga: BREAKING NEWS: Massa Datangi RSJ HB Saanin Padang, Tuntut Keadilan Kematian Pengamen Karim
“Kalau bisa jangan lah ya,” ujarnya singkat.
Meski belum ditemukan kasus, Dinas Kesehatan Sumbar tetap melakukan langkah antisipasi melalui edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat.
Menurut dr Aklima, secara umum penanganan Hantavirus tidak jauh berbeda dengan penyakit akibat virus lainnya.
“Namanya virus itu sebenarnya self-limiting disease. Hanya saja akan menjadi berbahaya kalau ada penyakit penyerta,” katanya.
Populer Sumbar hari ini
Populer Sumbar
BERITA POPULER SUMBAR
Sumatera Barat
Harimau Sumatera
Agam
remaja tenggelam
Lubuk Bonta
Padang Pariaman
Pesisir Selatan
Hantavirus
Dinkes Sumbar
| 3 Berita Populer Sumbar: Pembangunan Ulang Stadion Haji Agus Salim, Pencarian Bocah Terseret Arus |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Mayat Hilang Satu Mata, Hoaks Penculikan dan Motor Tabrak Bus ALS |
|
|---|
| 4 Berita Populer Sumbar: Tukang Sampah Dapat Hadiah Umrah, Petani Sayur Naik Haji & Banjir Mentawai |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Pembangunan Jembatan Anduring, Harimau di Matua dan Siswa SMP Tewas |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Pelajar Seberangi Sungai, Bayi Selamat dari Longsor dan Penampakan Harimau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/HANTAVIRUS-Kepala-Dinas-Kesehatan-Provinsi-Sumadaten-dan-kota-di-Sumatera-Baratd.jpg)