Syarat yang Harus Dilengkapi Pengurus Mesjid di Padang Bila Ingin Gelar Shalat Idul Fitri Berjamaah

Pemko Padang memberikan kesempatan bagi pengurus masjid yang ingin menyelenggarakan salat Idul Fitri berjamaah

TribunPadang.com/Nadia Nazar
Pelaksanaan shalat Idul Fitri di depan kantor Gubernur Sumbar, Jalan Jendral Sudirman, Rabu (5/6/2019) tahun lalu. Tahun ini sejumlah syarat harus dilengkapi pengurus mesjid untuk melaksanakan salat Idul Fitri di tengah pandemi Corona. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Pemko Padang memberikan kesempatan bagi pengurus masjid yang ingin menyelenggarakan salat Idul Fitri berjamaah.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan pengurus masjid harus melengkapi syarat-syarat yang sudah ditentukan.

Salat Idul Fitri Daerah Zona Hijau Corona di Padang, Pengurus Masjid Bisa Ajukan Surat ke Camat

Pandemi Covid-19, Kabupaten Sijunjung Tiadakan Salat Idul Fitri 1441 H di Lapangan M Yamin

Kemudian pengurus masjid mengajukannya ke camat masing-masing.

"Kalau ada rencana untuk menyelenggarakan salat Idul Fitri, maka silahkan buat surat permohonan kepada camat," kata Mahyeldi, Kamis (21/5/2020).

Kemudian camatlah yang akan membuat komitmen dengan pengurus masjid tersebut.

Berikut syarat-syarat yang harus dilengkapi pengurus masjid yang hendak gelar salat Idul Fitri di masjid berdasarkan Surat Wali Kota Padang Nomor : 451.172/Kesra-2020 Tanggal 19 Mei 2020 yang didapatkan dari Kabag Kesra Pemko Padang

1. Lokasi Masjid/Mushalla tidak berada di jalan perlintasan atau jalan raya.

2. Tidak ada kasus positif Covid-19 di wilayah Kelurahan Masjid/Mushalla yang bersangkutan.

3. Tidak ada jama'ah pendatang di luar jama'ah tetap di lingkungan Masjid/Mushalla tersebut.

Halaman
12
Penulis: Rima Kurniati
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved