Berita Pesisir Selatan

Upaya Pencarian Nelayan Ayah dan Anak Asal Pesisir Selatan Nihil, Seusai Hari ke-7 Dihentikan

paya pencarian dua orang nelayan yang terdiri dari ayah dan anak masih belum ditemukan, petugas mengakhiri pencarian atau menutup pencarian keduanya.

ISTIMEWA/DOK BASARNAS PADANG
Ilustrasi: Kegiatan Basarnas Padang di lapangan baru-baru ini. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Upaya pencarian dua orang nelayan yang terdiri dari ayah dan anak masih belum ditemukan, petugas pencarian mengakhiri atau menutup pencarian keduanya, Jumat (8/5/2020).

Sebelumnya, keduanya merupakan warga asal Lansano Taratak, Kecamatan Sutra Surantiah, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) semenjak Jumat (1/5/2020) pekan lalu.

Kakansar Basarnas Padang, Asnedi saat dihubungi mengatakan nelayan bernama Nur Ahmat (59) dan Salim (19) telah dihentikan.

Menurutnya, setelah mengupayakan pencarian tersebut sesuai SOP hingga tujuh hari, ternyata masih nihil.

"Hari ini (Jumat 8/5/2020) setelah memasuki hari pencarian ke-7, dan Jumat sore tadi pencarian resmi ditutup," kata Asnedi, Jumat (8/5/2020).

Ayah dan Anak di Sumbar Belum Pulang Setelah 5 Hari Melaut, Basarnas Padang Upayakan Pencarian

Janda dan Duda di Padang Digerebek di Rumah Kontrakan, Sempat Sembunyi di Loteng

MUI Padang Sebut Masjid yang Boleh Selenggarakan Salat Berjamaah, Ketahui Syarat-syarat Berikut Ini

Hingga Jumat sore hari memang belum ditemukan, serta tidak ada petunjuk yang ditemukan akan keberadaannya.

"Hari ini (Jumat) adalah hari terakhir pencarian, dan itu sesuai SOP pencarian. Sore tadi sudah dilakukan penutupan pencarian, dan selanjutnya tetap dilakukan pemantaun-pemantauan," kata Asnedi.

Asnedi mengatakan jika ada masyarakat yang menemukan nantinya silahkan laporkan ke Basarnas.

"Kami sudah melakukan pencarian hingga di luar batas pencarian yang ditetapkan. Untuk hari ini (Jumat) pencarian dari tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, dan masyarakat," ujar Asnedi.

Asnedi mengatakan dua orang nelayan tersebut merupakan ayah dan anak yang berangkat melaut pada Jumat (1/5/2020) pekan lalu.

"Karena tidak ada yang melihat dan sesuai adat disana pada hari Jumat tidak boleh melaut. Namun, dia malah berangkat," kata Asnedi.

Asnedi juga mengatakan dua orang nelayan tersebut juga tidak membawa peralatan komunikasi.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved