Corona Sumbar

Pedagang di Kota Padang yang Positif Covid-19 Bertambah, Satu Pedagang Pasar Bandar Buat Menyusul

Sampai saat ini pedagang Pasar Raya Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), yang terkonfirmasi positif covid-19 terus

kemkes.go.id
Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Sampai saat ini pedagang Pasar Raya Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), yang terkonfirmasi positif covid-19 terus bertambah jumlahnya.

Kepala Dinas Perdagangan Padang Endrizal, menyebutkan kini tercatat sebanyak 48 pedagang Pasar Raya Padang yang terkonfirmasi positif covid-19.

Menurut Endrizal, satu di antaranya pedagang Pasar Bandar Buat, sehingga totalnya sudah 49 pedagang di Padang positif covid-19.

"Sampai saat ini (Kamis 7/5/2020) sudah 49 pedagang positif, satunya pedagang Banda Buat," kata Endrizal, saat dihubungi, Kamis (7/5/2020).

Untuk itu, pedagang yang berada pada lokasi yang diduga berinteraksi kuat dengan positif sebelumnya akan dilakulan swab tenggorokan.

Kasus Positif Corona di Sumatera Barat Terus Meningkat Ada 238 Orang dan 16 Meninggal Dunia

38 Pedagang Pasar Raya Padang Positif Covid-19, 1100 Orang Jalani Swap Tenggorokan

"Lokasinya pedagang Pasar Raya yang berdagangnya dari Fase 1 sampai fase 7, Blok A, Marlin, Rajawali dan Pedagang Kaki Lima atau PKL.

"Alhamdulilah, pedagang pangan di blok 1, sampai 4 dan bagonjong masih aman dan kita berdoa semoga tetap aman," kata Endrizal.

Endrizal menambahkan untuk pedagang Bandar Buat, pedagang yang berada di lantai satu dan bukan pedagang pangan.

"Pasar Banda Buek (Bandar Buat), karena ada satu orang yang kena, maka akan dilakukan swab juga pada 100 pedagang yang diduga kontak erat dan rencana Jumat ini" ungkap Endrizal.

Endrizal mengatakan selama pemeriksaan dan menunggu hasil, pasar akan ditutup dan dilakukan penyemprotan disinfektan setiap harinya.

"Selama menunggu hasil keluar, yakni empat hari, maka kami sterilkan tempat tersebut dengan penyemprotan disinfektan. Yakni, untuk memberikan jawaban ke masyarakat kalau pasar ini aman," ungkap Endrizal. (*).

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved