Corona Sumbar
VIRAL Video Wakil Satgas Covid-19 Bukittinggi, Ajarkan Putrinya Mengaji Sambil Jaga Jarak
Baru-baru ini beredar viral video di media sosial seorang ayah mengajarkan anaknya mengaji dari kejauhan atau jaga jarak.
Di tempat tersebut, petugas diberikan makanan yang cukup, tempat istirahat yang baik sehingga petugas medis yang jaga bisa istirahat di sana.
Sebagian juga ada yang pulang. Pulangpun harus menjaga jarak dengan keluarga.
Menurut dr Deddy Herman, petugas medis kalau masuk ruang isolasi, harus dipastikan tidak boleh bertemu dengan anak ataupun istrinya.
Yang dikhawatirkan adalah penularan.
"Terus terang begini, kita harus menerapkan prinsip kehati-hatian. Seperti saya, saya masih melakukan perawatan pasien di RS yang lain. Saya masih menerima pasien," ungkap dr Deddy Herman.
Namun, setelah keluar dari ruang isolasi, petugas medis harus mandi dengan bersih, cuci tangan dengan bersih, dan betul-betul menjaga dan mengganti baju setiap saat serta mencuci baju dengan benar.
"Kita harus tahu tanda-tanda terjadinya infeksi pada diri kita," tutur dr Deddy Herman.
Selain itu, dokter yang menangani juga melakukan swab apakah dirinya positif atau negatif Covid-19.
"Kalau negatif tidak masalah mengerjakan tugas di tempat yang lain," sambung dr Deddy Herman.
Karena, terus terang saja, ungkapnya, dokter paru di RSAM hanya tiga orang.
Satu orang baru lulus, totalnya menjadi empat orang.
"Yang bekerja hanya tiga orang denga kondisi satu sudah tua dan satu agak sakit. Jadi, yang akan masuk satu atau dua dokter paru ke dalam ruang pasien covid-19," jelasnya.(*)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Viral Video Wakil Satgas Covid-19 Bukittinggi Ajarkan Putrinya Mengaji dari Kejauhan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/satgas-wk.jpg)