Corona Sumbar

VIRAL Video Wakil Satgas Covid-19 Bukittinggi, Ajarkan Putrinya Mengaji Sambil Jaga Jarak

Baru-baru ini beredar viral video di media sosial seorang ayah mengajarkan anaknya mengaji dari kejauhan atau jaga jarak.

Tayang:
Editor: Emil Mahmud
Tangkapan layar video conference bersama IJTI Sumbar
Wakil Ketua Satgas Covid-19 RSAM Bukittinggi dr Deddy Herman. 

Namun, tak menutup kemungkinan bisa saja nanti ada celah yang terbuka, lalu virusnya bisa masuk, atau terhirup karena tidak memasang masker atau N95 dengan benar.

"Jika petugas tidak memakai APD secara tidak benar, bisa saja petugas sakit. Paparan virus itu bisa ditahan dengan APD. Makanya terus terang APD sangat perlu disiapkan, supaya paparan tidak menyebabkan sakit," jelas dr Deddy Herman.

Setelah petugas merawat pasien Covid-19, terang dr Deddy Herman memang tidak ada diberi waktu khusus untuk istirahat selama 14 hari untuk menjalani masa inkubasi.

Sebab, petugas tidak mungkin membiarkan sesuatu yang tak diinginkan terjadi pada pasien.

Dia mengungkapkan, perawatpun sebetulnya kecapekan.

Hanya saja butuh koordinasi, yang dibawahi provinsi untuk mengatur dokter-dokter paru bisa Dinas di Bukittinggi secara bergantian sehingga tidak kelelahan.

Perawat-perawat dari rumah sakit lain juga membantu supaya tidak kelelahan.

"Tujuannya, kita memberikan edukasi kepada dokter-dokter tersebut yang belum punya pengalaman untuk menangani covid."

"Kalau mereka tidak punya pengalaman, kita mengerti bahkan banyak terjadi kesalahan."

"Kalau terjadi kesalahan, akan banyak petugas medis yang sakit. Kalau sudah sakit siapa lagi yang akan bekerja?" tanya dr Deddy Herman.

Deddy Herman mengatakan, saat ini Indonesia masih berada dalam fase kedua dari enam fase yang disampaikan oleh ahli dari Italia dan Malaysia.

Kasus Covid-19 di Italia banyak menyebabkan kematian sampai 11 ribu jiwa.

"Kita masih di fase dua, kalau kita tidak siap, petugas tidak siap, akan terjadi hal-hal yang mungkin lebih buruk daripada negara-negara tersebut," ungkapnya.

"Kalau tidak secara disiplin petugas medis bersama-sama mau mengawal kondisi pandemik ini, kita akan berada pada kondisi siapa yang harus diselamatkan," sambungnya.

Saat ini RSAM Bukittinggi telah menyiapkan tempat istirahat bagi petugas medis di ruang VIP Paviliun Cindua Mato.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved