BERITA POPULER SUMBAR

POPULER SUMBAR - Lima Warga Sumbar Positif Covid-19| Andre Rosiade Desak Lakukan Lockdown

Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di kanal Sumatera Barat portal TribunPadang.com tentang catatan bahwa lima orang warga Sumatera Barat (Sum

TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat konferensi pers dengan awak media, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di kanal Sumatera Barat portal TribunPadang.com tentang catatan bahwa lima orang warga Sumatera Barat (Sumbar) yang dinyatakan positif virus corona atau covid-19.

Selengkapnya simak rangkuman beritanya.

1. Lima Warga Sumbar Positif Covid-19, Gubernur: Status Sumbar Masih Tanggap Darurat

Hingga saat ini tercatat, lima orang warga Sumatera Barat (Sumbar) yang dinyatakan positif virus corona atau covid-19.

Sebelumnya, dari data Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand), terkonfirmasi ada sebanyak 2 orang positif Covid-19 di Sumbar.

Setelah itu, Pemerintah Pusat mengonfirmasi ada tiga orang warga Sumbar positif covid-19.

Korem 032/Wirabraja Berikan Bilik Disinfektan Kepada RSUP M Djamil dan RST TK III Reksodiwiryo

Desakan Lockdown Menguat, Karo Humas Setdaprov Sumbar Sebut Itu Kebijakan Pusat

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat konferensi pers dengan awak media, Kamis (26/3/2020).
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat konferensi pers dengan awak media, Kamis (26/3/2020). (TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita)

Sehingga, totalnya ada lima warga Sumbar yang terkonfirmasi dari Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar positif covid-19.

Sebelum data pusat diumumkan, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan jika ada warga Sumbar yang positif corona, itu bukan berarti Sumbar merubah status dari Tanggap Darurat menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Oh, nggak, tetap status kita masih tanggap darurat. DKI Jakarta saja masih tanggap darurat. DKI sudah ratusan yang positif masih tanggap darurat," kata Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno menambahkan, provinsi yang diketahuinya baru-baru ini menetapkan status KLB adalah Banten.(*)

Berita selengkapnya klik di sini!

2. Wali Kota Bukittinggi Benarkan Empat Orang Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSAM Bukittinggi

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias membenarkan empat orang pasien positif Covid-19 dirawat di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.

4 Pasien Positif Corona di Sumbar Dirawat di RSAM Bukitinggi, 1 lagi di RSUP M Djamil Padang

Andre Rosiade Desak Pemprov Sumbar Lakukan Lockdown: Arus Orang Harus Dibatasi

Wali kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias memotong pita menandai peresmian gedung baru PT Hayati Pratama Mandiri (HPM) selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda Sumbar, Jumat (29/03/2019) di Jalan Bypass Pulai Anak Aia Bukittinggi, Sumbar.
Wali kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias memotong pita menandai peresmian gedung baru PT Hayati Pratama Mandiri (HPM) selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda Sumbar, Jumat (29/03/2019) di Jalan Bypass Pulai Anak Aia Bukittinggi, Sumbar. (ISTIMEWA)

"Ya, empat yang positif. Empat pasien tersebut ialah dua warga Bukittinggi, satu kiriman dari Tanah Datar, satu berasal dari Padang," ungkap Ramlan Nurmatias.

Ia menerangkan, dua warga Bukittinggi yang positif terjangkit Covid-19 memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia.

"Keduanya dari Malaysia. Satu perempuan, satu lagi laki-laki. Untuk yang dua pasien lagi belum diketahui," tambah Ramlan Nurmatias.

Ramlan Nurmatias menegaskan, jika ada yang menyatakan tidak ada yang positif Covid-19 itu tidak benar.(*)

Berita selengkapnya klik di sini!

3. Andre Rosiade Desak Pemprov Sumbar Lakukan Lockdown: Arus Orang Harus Dibatasi

Anggota DPR RI, Andre Rosiade mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) untuk melakukan lockdown.

Hal tersebut dikatakan Andre Rosiade pada saat dihubungi TribunPadang.com pada Kamis (26/3/2020) malam.

Mulai Besok, Salat Jumat di Padang Ditiadakan, Warga Diminta Laksanakan Salat Zuhur di Rumah

Korem 032/Wirabraja Berikan Bilik Disinfektan Kepada RSUP M Djamil dan RST TK III Reksodiwiryo

Andre Rosiade saat ditemui di Padang, Sabtu (15/2/2020)
Andre Rosiade saat ditemui di Padang, Sabtu (15/2/2020) (TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita)

"Sudah ada lima orang yang dinyatakan positif virus corona atau covid-19. Tentu harus ada tindakan dari Pemprov Sumbar," ujarnya.

Ia berharap Pemprov Sumbar dapat melakukan lockdown setelah ada yang dinyatakan positif corona.

"Maksudnya tentunya bagaimana menutup pintu ke Sumbar. Arus barang boleh masuk ke Sumbar, tapi memang arus orang harus dibatasi," katanya.

Selain itu, Andre Rosiade berharap Pemprov Sumbar mendorong masyarakat untuk tetap berada di rumah.

"80 Persen masyarakat Sumbar itu harus bertahan di rumah, 20 persen yang hanya boleh keluar," katanya.

Ia mengatakan, 20 persen tersebut untuk mencari makanan, membantu tenaga medis, atau membantu pemerintah dalam menghadapi wabah corona.

"Itu yang perlu didorong oleh pemerintah provinsi. Harapan kita semakin sedikit masyarakat kita di luar rumah, penyebaran wabah corona bisa kita batasi," katanya.(*)

Berita selengkapnya klik di sini!

Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved