Sumbar Tanggap Darurat Corona

Polisi Akan Bubarkan Pesta Pernikahan di Sumbar, Bisa Dipenjara 1 Tahun Lebih Kalau Ngotot

Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar akan bubarkan pesta pernikahan yang mengundang keramaian.

TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto saat ditemui di lantai empat Mapolda Sumbar, baru-baru ini. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar akan bubarkan pesta pernikahan yang mengundang keramaian.

Hal ini dilakukan polisi dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19.

Polisi akan menindak tegas bagi warga yang ngotot untuk mengadakan pesta pernikahan.

Human Initiative Sumbar Salurkan Alat Pelindung Diri untuk Tenaga Kesehatan RSUP M Djamil

Bagi warga yang tetap mengadakan pernikahan yang mengundang keramaian, bisa diganjar sanksi pidana penjara setahun lebih.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake, Selasa (24/3/2020).

Menurut dia, tak hanya resepsi pernikahan, keramaian lainnya yang bersifat mengumpulkan banyak orang juga akan dibubarkan.

Jika warga tersebut menolak untuk dibubarkan, bahkan melawan petugas, bisa diberikan sanksi pidana.

UN 2020 Ditiadakan Gegara Dampak Corona, Irwan Prayitno: Sumbar Hanya Mengikuti Saja

"Bila masyarakat menolak atau melawan aparat, maka Polri akan menindak tegas sesuai Pasal 212, 216 dan 218 KUHP," katanya.

Dikatakannya, pasal tersebut bisa diterapkan bagi masyarakat yang tetap berkumpul di suatu tempat.

Halaman
12
Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved