Berita Pendidikan Nasional

Empat Kebijakan Kampus Merdeka Mendikbud Nadiem Makarim Disosialisasikan di Sumbar

Gebrakan baru Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim disosialisasikan di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (6/2/2020).

Empat Kebijakan Kampus Merdeka Mendikbud Nadiem Makarim Disosialisasikan di Sumbar
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud RI, Ade Erlangga Masdiana 

Empat Kebijakan Kampus Merdeka Mendikbud Nadiem Makarim Disosialisasikan di Padang, Sumbar

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gebrakan baru Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim disosialisasikan di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (6/2/2020).

Kebijakan tersebut diberi nama Merdeka Belajar: Kampus Merdeka.

Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud RI Ade Erlangga Masdiana menyebut kebijakan Kampus Merdeka ditujukan bagi lingkup pendidikan tinggi.

Kebijakan pertama, perguruan tinggi memiliki otonomi pembukaan program studi baru.

Syaratnya, perguruan tinggi yang mau membuka program studi baru harus memiliki akreditasi A dan B.

"Program studi baru boleh dibuka oleh perguruan tinggi yang punya akreditasi A dan B, baik akreditasi prodinya ataupun kampusnya. Bebas buka prodi, syaratnya harus ada kerja sama," jelas Ade Erlangga Masdiana.

Kerja sama tersebut dilakukan dengan perusahaan besar, BUMN, dan BUMD serta dengan organisasi dan/atau universitas yang masuk dalam QS Top 100 World Universities.

Kerja sama tersebut dilakukan di bidang tiga hal, mencakup penyusunan kurikulum, praktik kerja atau magang, dan penempatan kerja bagi para mahasiswa.

Halaman
123
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved