Berita Padang Hari Ini

Resmi Jadi Rektor Unand, Prof Yuliandri Puji Pencapaian Prof Tafdil Husni 4 Tahun Terakhir

Prof Yuliandri telah resmi menjabat sebagai Rektor Universitas Andalas ( Unand) periode 2019 - 2023.

Resmi Jadi Rektor Unand, Prof Yuliandri Puji Pencapaian Prof Tafdil Husni 4 Tahun Terakhir
Humas Unand
Pisah sambut Rektor Unand di Auditorium Unand, Rabu (27/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Prof Yuliandri telah resmi menjabat sebagai Rektor Universitas Andalas ( Unand) periode 2019 - 2023.

Pada saat pelaksanaan pisah sambut rektor di Auditorium kampus Unand Padang, Rabu (27/11/2019), Prof Yuliandri memuji pencapaian Unand dalam empat tahun terakhir di bawah kepemimpinan Prof Tafdil Husni.

"Prestasi Unand di bawah kendali beliau sangat membanggakan. Beliau berhasil menambah koleksi jumlah akreditasi A untuk berbagai program studi," kata Prof Yuliandri.

Dosen Sejarah Unand, Zaiyardam Zubir Tampil saat Seminar di Kampus USU Sebut; Ini Medan Bung!

Selain itu, dikatakannya, Prof Tafdil Husni juga menambah koleksi program studi yang terakreditasi unggul baik nasional dan internasional pada tahun 2019.

"Beliau juga berhasil mempertahankan Unand tetap berada dalam klaster pertama perguruan tinggi negeri dalam lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ungkap Prof Yuliandri.

Bahkan, dilanjutkannya, untuk kinerja penelitian, Unand melakukan lompatan luar biasa, dari peringkat 12 pada tahun 2015 menjadi peringkat 4 nasional pada tahun 2019.

Pesan Mendikbud Nadiem Makarim Kepada Rektor Unand Yuliandri saat Dilantik

Selanjutnya, Prof Yuliandri mengatakan, ke depan dia akan tetap berprinsip indikator klaster dan juga pemeringkatan itu menjadi acuan utama dalam membuat kebijakan.

"Memang dalam pemeringkatan itu, semuanya juga penting. Yakni bagaimana mewujudkan tata kelola universitas yang baik," ujarnya.

"Saya akan tetap mencoba dengan segala potensi yang ada. Saya berharap kerja sama yang baik dan dukungan semua stakeholder untuk memajukan Unand yang lebih baik lagi ke depannya," sambungnya.

Sementara itu, mantan Rektor Unand Tafdil Husni, berharap dalam waktu dekat Unand bisa mencapai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN BH).

Perempuan Dalam Mimbar Demokrasi Dirilis Bersamaan Rumah Pintar Pemilu di Kampus Unand

Menurutnya, dengan menjadi PTN BH banyak yang didapat baik dari sisi akademik, manajemen, maupun organisasi.

Dan memang, kata dia, pemerintah mendorong perguruan tinggi negeri itu menjadi PTN BH.

"Kalau gak tercapai, itu rugi sekali. Dulu gak tercapai karena persyaratannya cukup ketat," ujarnya.

"Sekarang, syaratnya berubah, di antaranya menduduki klaster pertama. Empat tahun terakhir, Unand sudah punya itu," tutur Tafdil Husni. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved