Breaking News:

Berita Sumbar Hari Ini

Daftar Perubahan Jadwal Perjalanan Kereta Api di Sumbar, Berlaku Mulai 1 Desember 2019

Terhitung 1 Desember 2019 mendatang, sebagian perjalanan KA di Sumbar akan mengalami perubahan jadwal keberangkatan.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Kereta Api Minangkabau Express melintas di Stasiun Duku, Rabu (27/11/2019). 

Namun, kini berubah menjadi Padang - Naras pulang pergi.

Selain itu, untuk Kereta Api Lembah Anai, sebelumnya pada tahun 2017 relasi Kayutanam - Lubuk Alung pulang pergi.

Kota Padang Segera Punya Moda Transportasi Kereta Api Perkotaan, Bappeda: Sedang Uji Kelayakan

Setelah itu, relasi berubah menjadi Kayutanam - BIM pulang pergi.

M Reza Fahlepi mengatakan, masyarakat bisa memesan tiket pada 1 November 2019
untuk keberangkatan 1 Desember 2019 dan seterusnya secara bertahap di semua kanal
pembelian.

“Saya mengimbau kepada calon penumpang kereta api dengan keberangkatan 1 Desember 2019 dan
seterusnya, agar memerhatikan jadwal yang tertera di tiket," imbaunya.

Hal tersebut bertujuan, agar penumpang tersebut tidak ketinggalan kereta api karena sudah diberlakukannya Gapeka 2019.

Ada 383 Perlintasan Kereta Api Liar di Sumbar, Pengendara Diimbau Patuhi Rambu-rambu Lalu Lintas

M Reza Fahlepi menjelaskan, Grafik Perjalanan Kereta Api atau Gapeka adalah pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis yang menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan
penyusulan, yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api.

Penggantian Gapeka dilakukan karena sejak 2017 terjadi begitu banyak perkembangan perkeretaapian seperti, pengoperasian Jalur Ganda Lintas Selatan Jawa dan Sumatera, penambahan Lintas Baru seperti LRT Sumatera Selatan, penambahan stasiun, penambahan kecepatan prasarana, dan penetapan perjalanan kereta api baru.

"Kereta api selalu berorientasi kepada kepuasan pelanggan dalam menentukan kebijakan perusahaan.

Kami berharap semakin banyak masyarakat yang akan menggunakan moda transportasi kereta api," tutur M Reza Fahlepi. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved