Berita Sumbar Hari Ini

17.435 Pelanggar Ditindak Selama Operasi Zebra Singgalang 2019 di Sumbar, Polisi Minta Maaf

Selama Operasi Zebra Singgalang 2019, polisi menemukan 17.435 pengendara yang melanggar lalu lintas.

17.435 Pelanggar Ditindak Selama Operasi Zebra Singgalang 2019 di Sumbar, Polisi Minta Maaf
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kabag Bin Opsnal Polda Sumbar, AKBP Jamaris. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Selama Operasi Zebra Singgalang 2019, polisi menindak 17.435 pengendara yang melanggar lalu lintas.

Operasi Zebra Singgalang 2019 dimulai pada 23 Oktober 2019 dan berakhir pada 5 November 2019.

"Kami dari Ditlantas sampai ke Satlantas jajaran Polda Sumbar telah menindak pelanggar lalu lintas sebanyak 17.435 pelanggar," kata Kabag Bin Opsnal, AKBP Jamaris, Kamis (7/11/2019).

Operasi Zebra Singgalang 2019 di Padang, Ditemukan Siswa SD Bawa Motor, Ini yang Dilakukan Polisi

Ia menjelaskan, pelanggaran yang  paling banyak ditindak adalah tidak dilengkapinya surat-surat kendaraannya.

"Yaitu tidak memiliki STNK, SIM, tidak menggunakan helm, dan kami juga menemukan anak di bawah umur yang menggunakan sepeda motor," katanya.

Sedangkan pelanggaran lalu lintas dari roda empat yaitu tidak menggunakan safety belt, dan adanya kendaraan angkutan barang yang digunakan untuk angkutan orang.

Selama Operasi Zebra Singgalang 2019, Polresta Padang Tilang 4.082 Pelanggar, 305 Kendaraan Disita

Ia berharap, dengan dilaksanakan Operasi Zebra Singgalang 2019 tersebut tidak hanya sekadar menindak.

Tapi, lanjutnya, diharapkan kepada 17.435 ribu orang sudah mengetahui bahwa kalau melanggara lalu lintas itu akan ditindak.

"Harapan kita bagaimana yang sudah kita tindak dan yang belum kita tindak bisa sadar," sebutnya.

Ia mengucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat Sumbar yang telah mematuhi peraturan berlalu lintas.

Operasi Zebra Singgalang 2019 - Sudah 2800 Surat Tilang Dikeluarkan Satlantas Polresta Padang

Ia juga berharap polisi dan masyarakat bisa bersatu untuk tertib betlalu lintas demi kepentingan bersama.

"Apabila selama operasi ada hal-hal yang kurang berkenan, karena terganggu dalam perjalanan karena ada pemeriksaan kendaraan, kami menyampaikan permohonan maaf apabila ada kesalahan di lapangan," katanya.

Ia berharap ke depannya saling bekerja sama bagaimana menciptakan Sumbar menjadi daerah aman, tertib dan lancar berlalu lintas.

"Kalau untuk tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya meningkat pelanggaran, karena jumlah kendaraan juga meningkat," tuturnya.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved