CPNS 2019

Verifikasi Berkas CPNS 2019 Dilakukan Secara Online di Sumbar, Ini Alasannya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) yang ada di Sumbar sepakat untuk melakukan verifikasi berkas secara online pada penerimaan

Verifikasi Berkas CPNS 2019 Dilakukan Secara Online di Sumbar, Ini Alasannya
tribunnews
Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) rencananya akan dimulai pada 11 November 2019 mendatang, Begini Tips Memilih Formasi CPNS 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) yang ada di Sumbar sepakat untuk melakukan verifikasi berkas secara online pada penerimaan CPNS 2019.

Kebijakan tersebut diambil untuk efisiensi anggaran dan efisiensi waktu.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Formasi dan Informasi BKD Sumbar, Syafnirwan, Selasa (5/11/2019).

"Verifikasi berkas kali ini tidak secara manual. Sebab jika melakukan pemberkasan secara manual, butuh waktu tunggu dari kantor pos. Selain itu, untuk menekan risiko kehilangan berkas," kata Syafnirwan.

Syarat Pendaftaran CPNS 2019 di Sumbar,BKD Berikan Independensi Kepada Kab/Kota,Asal Sesuai Regulasi

Syarat Pendaftaran CPNS 2019 di Sumbar, Usia Maksimal 35 Tahun, Berkas Diunggah di SSCASN BKN

Dikatakan Syafnirwan, memang yang dikhawatirkan dari verifikasi berkas secara online ialah pemalsuan dokumen.

Namun untuk menekan risiko penggunaan dokumen palsu saat verifikasi berkas, diawal pendaftaran akan dicantumkan bahwa jika pelamar tidak dapat menunjukkan keabsahan dokumen yang dimilikinya maka dianggap gagal mengikuti.

"Nanti jika ternyata ada pelamar yang tidak mampu menunjukkan keabsahan dokumennya, maka akan dinyatakan gugur ditahap selanjutnya. Himbauan ini akan dicantumkan saat pendaftaran," tegas Syafnirwan.

Padang Panjang Menyediakan 88 Formasi untuk CPNS 2019, Mulai Siapkan Draf Pengumuman dan Juknis

Kota Solok Buka 68 Formasi CPNS 2019, Tenaga Medis dan Kesehatan Nihil

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar Abdul Gafar mengatakan, Pemprov Sumbar mendapat kuota CPNS sebanyak 603 formasi.

Rinciannnya terdiri atas tenaga pendidikan 336 orang, tenaga kesehatan 159 orang dan tenaga teknis 108 orang.

Diungkapkannya, rata-rata 750 ASN di Sumbar pensiun setiap tahunnya.

Sementara, jumlah yang diterima hanya 603 tentu belum mencukupi.

"Pemerintah pusat ingin mengefisiensi ASN, artinya mengoptimalkan apa yang ada," sebut Abdul Gafar. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved