Berita Sumbar Hari Ini

51 Nagari di Sumbar Masuk Kategori Daerah Tertinggal, Nasrul Abit Ajak Mahasiswa Ikut Membantu

Wakil Gubernur Sumatera Barat ( Sumbar) Nasrul Abit menyebut 51 nagari atau desa di Sumbar masuk dalam kategori daerah tertinggal.

51 Nagari di Sumbar Masuk Kategori Daerah Tertinggal, Nasrul Abit Ajak Mahasiswa Ikut Membantu
TRIBUNPADANG.COM/DEBI GUNAWAN
Wagub Sumbar, Nasrul Abit 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wakil Gubernur Sumatera Barat ( Sumbar) Nasrul Abit menyebut 51 nagari atau desa di Sumbar masuk dalam kategori daerah tertinggal.

Agar lepas dari status sebagai daerah tertinggal, perlu melakukan percepatan pembangunan.

"Nagari harus melakukan evaluasi setiap tahun. Tentu, para bupati yang nagarinya masuk dalam kategori tertinggal, ini harus menjadi fokus," jelas Nasrul Abit.

Dikatakan Nasrul Abit, nagari yang masuk dalam kategori tertinggal terutama berkaitan dengan masalah pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, infrastruktur, listrik, dan komunikasi.

Tamat SMP Bisa Jadi Perangkat Desa di Sumbar, Wagub Nasrul Abit: Tingkat Pendidikan Perlu Ditinjau

Pemprov, lanjutnya, hanya bisa memfasilitasi.

"Bisa juga dibantu dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK), asal singkronisasi pembangunan bisa jalan di antara kabupaten dan kota. Barangkali ini perlu dilakukan secara detail," ujar Nasrul Abit.

Selain itu, Wagub Nasrul Abit juga menyebut nagari atau desa bisa keluar dari kategori daerah tertinggal jika Perguruan Tinggi ambil peran di dalamnya.

Nasrul Abit meminta, peranan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) diperkuat.

Belanja ke PKL yang Jualan di Trotoar, Warga Padang Akan Disanksi, Pemko Siapkan Perdanya

"Bantu administrasi dan surat menyurat nagari itu. Lalu, pantau dan buat suatu perencanaan pembangunan, pengawasan, dan evaluasi terhadap pembangunan," jelas Nasrul Abit.

Selanjutnya, Nasrul Abit menambahkan mahasiswa harus membantu nagari mulai dari tata cara pengelolaan administrasi keuangan hingga pencairan dana serta pertanggungjawaban keuangan.

Diharapkan Nasrul Abit, Dinas Pemberdayaan Masyarakat bisa mendorong mahasiswa untuk masuk ke nagari.

"Mahasiswa KKN ke nagari berbagai macam jurusan, ada keungan, hukum, hingga ekonomi pembangunan. Sehingga bisa bersinergi dengan perangkat nagari," tutur Politisi Gerindra ini. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved