Berita Padang Hari Ini

Derek Mobil Parkir Sembarangan di Padang Ditunda, Belum Kondusif Setelah Demo Jadi Alasan Dishub

Dinas Perhubungan ( Dishub) Kota Padang menunda peraturan penderekan mobil yang parkir sembarangan.

Derek Mobil Parkir Sembarangan di Padang Ditunda, Belum Kondusif Setelah Demo Jadi Alasan Dishub
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi derek mobil 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang menunda peraturan penderekan mobil yang parkir sembarangan.

Kepala Dishub Padang, Dian Fakri mengatakan, penundan ini dikarenakan kondisi Kota Padang belum kondusif setelah beberapa kali demonstrasi di Padang.

"Karena memperhatikan rapat pimpinan daerah, tindakan penertiban ditunda dahulu sampai kondisi daerah kondusif," kata Dian Fakri kepada TribunPadang.com pada Kamis (3/10/2019).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fakri
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fakri (TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI)

Ingat! Sembarangan Parkir Mobil di Kota Padang, Mulai 1 Oktober 2019 Bakal Diderek

Sebelumnya direncanakan mulai 1 Oktober 2019 mobil yang parkir sembarangan akan diderek oleh tim bentukan Dishub yang terdiri dari Dishub Padang, Satpol PP Padang, Kepolisian Padang dan Polisi Militer.

Dian Fakri menjelaskan, jika selama 15 menit pemilik mobil tidak datang, mobil tersebut akan diderek ke posko Dishub Padang Simpang Hangtuah.

Selain itu, mobil yang sudah diderek akan dikenakan tarif denda sebesar Rp 350.000 per harinya atau 12 jam.

Di sisi lain, Anggota DPRD Padang, Osman Ayub mengatakan, terkait peraturan tersebut, DPRD Padang akan mendidiskusi dengan Dinas Perhubungan Kota Padang.

Perseru Vs Semen Padang, Laga Perdana Eduardo Almeida Berada di Bench Dampingi Tim Kabau Sirah

"Sebagai mitra Dishub, nanti kita tanyakan lagi. Program tersebut bagian dari program yang dijalankan atau tidak? Jika tidak, anggarannya akan kita press," ungkap Osman Ayup.

Terkait penertiban mobil parkir sembarangan yang belum dilaksanakan, Osman Ayub menilai memang saat ini kondusi Padang sedang tidak kondusif.

"Saat ini kondusinya memang tidak kondusif," kata Osman Ayub.

Sejumlah Perizinan Berbasis Online Bidang Kesehatan Dilaunching Pemkot Padang

Osman Ayub juga mengatakan, Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Dishub Padang juga menjadi sorotan pada pembahasan anggaran APBDP beberapa waktu yang lalu.

Hal itu dikarenakan realisas PAD Dishub hanya 29 persen dengan targetan Rp 29 miliar.

"Dalam waktu dekat, kita akan melakukan pembahasan RPJM 2020 dengan Dishub, nanti akan kita bahas hal tersebut," kata Osman Ayub.(*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved