BERITA POPULER SUMBAR

POPULER SUMBAR - Wapres Kritik Isi Pidato Gubernur Sumbar| Ada Mobil Dinas BA Ditilang di Pekanbaru

Sejumlah pemberitaan seputar Sumatera Barat (Sumbar) mewarnai kanal portal Berita TribunPadang.com pada Selasa (3/9/2019) kemarin.

Tayang:
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Wapres RI Jusuf Kalla Serahkan Penghargaan Minang Entrepreneurship Award di Universitas Negeri Padang (UNP) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (3/9/2019). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah pemberitaan seputar Sumatera Barat (Sumbar) mewarnai kanal portal Berita TribunPadang.com pada Selasa (3/9/2019) kemarin.

Sejumlah berita menempati populer di antaranya; Wapres Jusuf Kalla Sempat Kritik Penyampaian Isi Pidato Gubernur Irwan Prayitno yang Disertai Pantun dan berita lainnya.

Berikut simak rangkuman beritanya

1.  Wapres Jusuf Kalla Sempat Kritik Penyampaian Isi Pidato Gubernur Irwan Prayitno yang Disertai Pantun

Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), M Jusuf Kalla yang hadir di Padang mengkritik cara berpidato Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) yang disertai pantun.

Menurut JK, terkadang penyampaian demikian membuatnya jadi tidak paham akan isi yang disampaikan itu.

Sebelumnya, M Jusuf Kalla atau JK hadir dalam acara Silaturahmi Wakil Presiden RI bersama Pemerintahan dan Masyarakat Sumatera Barat di Ballroom Hotel Grand Inna Padang, Senin (2/9/2019).

Pantauan TribunPadang.com pada kegiatan ini dihadiri oleh petinggi yang ada di Sumatera Barat, dan tokoh masyarakat Sumbar lainnya.

Turut hadir, selaku tuan rumah Gubernur Sumbar Irwan Prayitno beserta para bupati dan wali Kota se-Sumbar.

Pada saat mengawali dan membuka acara pada malam itu, didahului oleh Irwan Prayitno yang berpidato dan mengucapkan selamat datang kepada wapres RI lewat pantun.

Berselang saat giliran berpidato, Jusuf Kalla sempat mengulas tentang kebiasaan Irwan Prayitno yang berpantun saat tampil berpidato di podium resmi seperti pada malam itu.

Jusuf Kalla sesaat hendak meninggalkan lokasi acara Silaturahmi Wakil Presiden RI Bersama Pemerintahan dan Masyarakat Sumatera Barat, Senin (2/9/201
Jusuf Kalla sesaat hendak meninggalkan lokasi acara Silaturahmi Wakil Presiden RI Bersama Pemerintahan dan Masyarakat Sumatera Barat, Senin (2/9/201 (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Irwan Prayitno juga menyampaikan beberapa hal di luar pantun yakni mengenai sutuasi dan kondisi di daerah Provinsi Sumatera Barat, yang relatif dalam keadaan aman terkendali.

Berita selengkapnya klik di sini! 

2. TERUNGKAP, Mobil Dinas yang Ditilang di Pekanbaru Punya Wabup Tanah Datar, DPRD: Bukan Mobil Dewan

Anggota DPRD Tanah Datar, Anton Yondra mengatakan, mobil dinas yang terjaring razia di Pekanbaru bukanlah mobil dinas DPRD Tanah Datar.  

"Mobil dinas tersebut bukanlah mobil dinas anggota DPRD Tanah Datar," jelas Ketua DPRD Tanah Datar periode 2014-2019 saat dihubungi TribunPadang.com Selasa (3/9/2019).

Dia menyebut mobil BA 2 E tersebut adalah kendaraan dinas milik Wakil Bupati Tanah Datar.

Dijelaskannya, Wakil Bupati Tanah Datar yang sedang melakukan dinas ke Pekanbaru dalam rangka menjadi pembicara pada acara Riau Invesment Forum 2019.

Pada acara tersebut, Wakil Bupati Tanah Datar mempresentasikan potensi dan peluang investasi bidang pariwisata di Tanah Datar.

Anton Yondra menjelaskan, aturan pemakaian mobil dinas memang mengunakan plat mobil yang berlapis.

"Jika yang memakai bukan pejabat terkait, plat yang digunakan ialah plat hitam,” jelas Anton Yondra.

Pada saat terjaring razia kendaraan, mobil dinas Wakil Bupati Tanah Datar tersebut sedang dibawa untuk mengisi bensin oleh sopir Wakil Bupati Tanah Datar.

Sehingga plat mobil yang digunakan ialah plat mobil hitam dengan plat BA 1046 BS.

Anton Yondra mengatakan, mobil tersebut terjaring razia karena sudah mati pajak.

Pakai plat nomor 3 lapis, mobil asal Sumbar ditilang di Pekanbaru. (Tribun Pekanbaru/Risky Armanda)
"Mobil dinas Wakil Bupati Tanah Datar tersebut mati pajak," jelas Anton Yondra.

Menurutnya, mobil dinas Wakil Bupati Tanah Datar mati pajak karena kelalaian Pemkab Tanah Datar.

Pakai Plat Nomor 3 Lapis, Mobil Dinas Anggota DPRD Asal Sumbar Ditilang di Pekanbaru
Pakai Plat Nomor 3 Lapis, Mobil Dinas Anggota DPRD Asal Sumbar Ditilang di Pekanbaru (Tribun Pekanbaru/Risky Armanda)

Diberitakan sebelumnya, satu unit mobil merk Toyota Fortuner yang merupakan kendaraan dinas dengan nomor polisi warna merah, terjaring razia polisi lalu lintas pada Selasa (3/9/2019) siang.

Dilansir dari TribunPekanbaru.com, mobil tersebut melintas di dekat aparat kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau yang sedang menggelar razia di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru.

Dalam rangka Operasi Patuh Muara Takus 2019, di mana pada Selasa ini, sudah memasuki pelaksanaan hari keenam.

Mobil warna hitam tersebut saat diperiksa petugas, ternyata memasang 3 plat nomor sekaligus.

Di antaranya plat nomor BA 2 E warna merah, BA 1046 BS warna hitam, dan BA 1585 E.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Wimpiyanto menjelaskan, mobil tersebut diduga merupakan kendaraan dinas seorang anggota DPRD asal Sumatera Barat (Sumbar).

Berita selengkapnya klik di sini!

3  Anggota DPRD Sebut Mobil Dinas Wabup Tanah Datar Ditilang di Pekanbaru karena Mati Pajak, Kok Bisa?

Mobil yang diduga kendaraan dinas Wakil Bupati Tanah Datar ditilang di Pekanbaru, Selasa (3/9/2019).

Anggota DPRD Tanah Datar, Anton Yondra mengatakan, mobil dinas berplat nomor merah BA 2 E tersebut, ditilang karena mati pajak.

Pakai Plat Nomor 3 Lapis, Mobil Dinas Anggota DPRD Asal Sumbar Ditilang di Pekanbaru
Pakai Plat Nomor 3 Lapis, Mobil Dinas Anggota DPRD Asal Sumbar Ditilang di Pekanbaru (Tribun Pekanbaru/Risky Armanda)

"Mobil dinas Wakil Bupati Tanah Datar tersebut mati pajak," jelas Anton Yondra saat dihubungi TribunPadang.com, Selasa malam.

Menurutnya, mobil dinas Wakil Bupati Tanah Datar mati pajak karena kelalaian Pemkab Tanah Datar dalam menunaikan kewajiban.

Sebelumnya sempat beredar informasi bahwa mobil dinas itu adalah milik anggota DPRD Tanah Datar.

Anton Yondra juga langsung membantahnya.

"Mobil dinas tersebut bukanlah mobil dinas anggota DPRD Tanah Datar," jelas Ketua DPRD Tanah Datar periode 2014-2019 ini.

Dia menyebut, mobil BA 2 E tersebut adalah kendaraan dinas milik Wakil Bupati Tanah Datar.

Dijelaskannya, Wakil Bupati Tanah Datar yang sedang melakukan dinas ke Pekanbaru dalam rangka menjadi pembicara pada acara Riau Invesment Forum 2019.

 Berita selengkapnya klik di sini!

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved