Toko Barang Antik di Kota Padang, Kain China Paling Banyak Dicari Harga Mencapai Ratusan Juta

Bagi kamu yang ingin mengkoleksi barang-barang antik sekarang bisa ditemukan di Kota Padang. Beralamat di Jalan Bundo Kanduang, Kampung Pondok, Kecam

TribunPadang.com/Merinda Faradianti
Toko Antik Abdul menjual berbagai macam barang-barang antik 

Ditelpon, dibilang ini ada barang lama. Kalau bagus ya diambil kalau tidak ya tidak jadi," jelasnya.

Toko yang mulai buka pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB ini dapat ditempuh menggunakan angkot dari Pasar Raya Padang dan turun di Hotel Axana Padang.

Sekitar 100 meter sebelah kiri hotel bisa langsung terlihat toko barang antik tersebut karena memang letaknya di tepi jalan.

Shukurali Pulatov Berharap Semen Padang FC Bertekad Raih Poin Penuh di Setiap Laga

TRIBUNWIKI : Yuk! Kunjungi 10 Pilihan Taman di Kota Padang yang Asyik buat Refreshing

Kata dia, barang antik yang dijualnya banyak dibeli untuk menjadi dekorasi ruangan seperti cafe dan hotel.

"Banyak yang beli dari cafe dan hotel. Harganya mulai dari ratusan hingga jutaan rupiah.

Barang yang paling mahal biasanya kain-kain China," pungkasnya.

Tak hanya kain China, kain lama Belanda juga menjadi incaran para kolektor yang berkunjung ke sana.

"Biasanya harga kain tersebut ada Rp 100 ribu dan bahkan ada yang sampai Rp 100 juta. Tergantung seberapa langka kain tersebut," ucapnya.

TRIBUNWIKI: Daftar Pelaku Usaha yang Bersertifikat Halal Berikut Alamatnya di Sumbar

TRANSFER PEMAIN Anyar Inter Milan Hadirkan Valentino Lazaro Mirip Ronaldinho

Abdul memaparkan kenapa kain lama Belanda sangat mahal dan langka.

"Kain China adalah barang yang paling langka. Hal tersebut dikarenakan jika orang China meninggal maka semua barang-barang miliknya ikut dikubur.

Selain kain China, kain lama Belanda adalah daya tarik yang juga paling dicari di sini. Karena kain tersebut merupakan kain yang dibuat di Indonesia namun dipakai oleh orang Belanda," tutupnya. (*)

Berita Populer
Penulis: Merinda Faradianti
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved