Pembangunan GOR H Agus Salim

Pembangunan Stadion Haji Agus Salim Terancam Molor, Pemprov Sumbar Belum Bongkar Stadion

Proyek pembangunan Stadion Haji Agus Salim Padang hingga kini belum bisa memasuki tahap pembangunan fisik.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
RENOVASI STADION - Surat pemberitahuan yang ditempelkan Pemprov Sumbar di pintu masuk stadion, Senin (8/6/2026). "Pelaksanaan aanwijzing lelang bongkaran stadion GHAS yang dijadwalkan pada hari ini Senin tanggal 8 Juni 2026 diundur sampai waktu ditentukan," tulis lembaran surat tersebut. 

Karena itu, ia meminta masyarakat yang terus mempertanyakan kapan pembangunan stadion dimulai untuk memahami bahwa tahapan saat ini berada di tangan pemerintah daerah sebagai pemilik aset.

"Kalau teman-teman bertanya kapan stadion ini dibangun, tanyakan kepada Pemprov Sumbar. Tantangannya sekarang kapan stadion ini dirubuhkan. Setelah dirubuhkan baru pembangunan bisa dimulai," ujarnya.

Andre mengaku khawatir keterlambatan pembongkaran akan berdampak pada molornya target penyelesaian stadion yang direncanakan berlangsung selama 16 bulan.

"Semakin lama pembongkaran dilakukan, semakin lama pula Semen Padang FC harus menjalani laga kandang di luar Stadion Haji Agus Salim," tegasnya. 

Baca juga: Duet Nil Maizar dan Suhatman Imam di Semen Padang, Spartacks: Kolaborasi untuk Kembali ke Liga 1

"Jangan sampai waktu pembangunan berkurang. Semakin lama dibongkar, semakin lama juga stadion ini selesai dan semakin lama Semen Padang menjadi musafir," sambungnya. 

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Prasarana Strategis PU Sumbar, Rifi Firdaus, membenarkan bahwa pembangunan stadion sangat bergantung pada proses pembongkaran yang dilakukan Pemprov Sumbar.

Menurutnya, pemerintah pusat tidak memiliki kewenangan untuk membongkar aset daerah.

"Kami memang perlu kolaborasi dengan Pemprov Sumbar. Karena ini aset milik Pemprov, pembongkaran tidak bisa dilakukan oleh pemerintah pusat. Harus pemerintah daerah," kata Rifi.

Ia menjelaskan proses pembongkaran stadion diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Karena itu, semakin cepat pembongkaran dilakukan maka semakin cepat pula pembangunan fisik dapat dimulai.

"Semakin cepat dibongkar, tentu pembangunan bisa lebih cepat dilakukan. Sebaliknya, kalau semakin lama dibongkar, maka semakin lama juga pekerjaan berjalan dan semakin lama stadion ini siap digunakan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved