BERITA POPULER SUMBAR

3 BERITA POPULER SUMBAR: Pria Tewas Tergantung, Gunung Marapi Erupsi dan Inflasi Mei 3,91 Persen

Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Selasa (2/6/2026) malam sekitar pukul 19.56 WIB.

Tayang:
Editor: Rahmadi
Dokumentasi/Polres Payakumbuh
PENEMUAN MAYAT- Jenazah pria yang ditemukan tergantung di atas pohon di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dinaikkan ke atas mobil ambulans usai dievakuasi pada Selasa (2/6/2026). 

Kata dia, penemuan mayat tersebut berawal dari keterangan saksi bernama Sapar (51), seorang buruh tani.

Menurut keterangan Sapar kepada pihak kepolisian, dirinya sempat bertemu dengan korban di kawasan Batu Mereng Rimbo Soriak saat hendak menuju kebun kopi miliknya pada Senin (1/6/2026) pagi kemarin.

"Berdasarkan keterangan saksi, saat itu korban mengeluhkan kondisi tangannya yang bentol-bentol akibat digigit tawon," ucapnya kepada TribunPadang.com, Selasa (2/6/2026) malam.

Saksi Sapar kemudian memberikan tembakau kepada korban untuk dioleskan pada bagian tubuh yang mengalami bentol.

Baca juga: Breaking News: Marapi Sumbar Erupsi Lagi di Awal Juni 2026, Puncak Gunung Ditutupi Kabut

Korban lalu mengambil tembakau tersebut dan mengoleskan ke tangan dan kakinya.

"Saksi juga menyarankan korban untuk mengoleskan ke seluruh tubuh atau berobat terlebih dahulu ke rumah," sebutnya.

Setelah itu, saksi melanjutkan aktivitas ke kebun kopi dan tidak lagi bertemu dengan korban pada hari tersebut.

Keesokan harinya, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, Sapar kembali menuju kebun kopi miliknya. Dalam perjalanan, ia melihat sepasang sepatu berada di atas pohon.

"Karena curiga, saksi kemudian menelusuri lokasi tersebut dan mendapati korban sudah tergantung di dahan pohon durian menggunakan tali," bebernya.

Saksi lalu menuju perkampungan dan memberitahukan kejadian tersebut kepada Nurdawam (64), warga Tanah Sirah, Jorong Suayan Randah, Nagari Suayan.

Baca juga: Hendak ke Ladang, Warga Akabiluru Limapuluh Kota Kaget Temukan Mayat Tergantung di Pohon

Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada masyarakat sekitar dan Wali Nagari, yang kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Nagari Suayan.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Payakumbuh bersama anggota, Unit Inafis Satreskrim Polres Payakumbuh dan petugas Puskesmas Batu Hampar mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

"Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dr. Tia, ditemukan bahwa tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," sebutnya.

Petugas juga menemukan bekas memar di leher akibat jeratan tali serta adanya bekas keluar air mani pada kelamin korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved