Padam Total di Sumbar

Pemulihan Listrik Sumbar: PLN Tunggu Pasokan Daya Sistem SBS, Targetkan Normal Pukul 21.00 WIB

Arjun Karim menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu tambahan pasokan daya dari sistem kelistrikan Sumatera Bagian Selatan (SBS).

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Rezi Azwar
BERCAHAYA KEMBALI- Sebuah bola lampu menyala terang di bawah ornamen langit-langit rumah di kawasan Sungai Lareh, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (23/5/2026). General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu tambahan pasokan daya dari sistem kelistrikan Sumatera Bagian Selatan (SBS) hingga sekitar pukul 19.00 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Update pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Barat.
  • Hingga Sabtu (23/5/2026) pemulihan masih berlangsung secara bertahap.
  • General Manager PLN UID Sumbar menyampaikan saat ini masih menunggu tambahan pasokan daya dari sistem kelistrikan Sumatera Bagian Selatan (SBS) hingga sekitar pukul 19.00 WIB.
  • Selain itu, proses sinkronisasi pembangkit PLTU Teluk Sirih dan PLTU Ombilin juga masih berlangsung dan ditargetkan sinkron hingga pukul 21.00 WIB.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - PT PLN (Persero) UID Sumatera Barat menginformasikan bahwa proses pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Barat masih terus berlangsung secara bertahap.

General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu tambahan pasokan daya dari sistem kelistrikan Sumatera Bagian Selatan (SBS) hingga sekitar pukul 19.00 WIB.

Selain itu, proses sinkronisasi pembangkit PLTU Teluk Sirih dan PLTU Ombilin juga masih berlangsung dan ditargetkan sinkron hingga pukul 21.00 WIB.

“Apabila kondisi tersebut belum dapat terpenuhi sesuai kebutuhan sistem, maka akan dilakukan manajemen beban (manual load shedding/MLS) sementara di sejumlah wilayah di Sumatera Barat guna menjaga kestabilan sistem kelistrikan,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026) sore.

Arjun Karim menjelaskan, kondisi kecukupan daya saat ini telah mencapai sekitar 70 persen dari total daya mampu ssistem

Baca juga: Update Korban Asap Genset Tanah Datar: Kepsek Ungkap Keseharian Haikal dan Kronologi Evakuasi

"Namun, sistem kelistrikan masih membutuhkan tambahan kecukupan daya sebanyak 240 MW," sebutnya.

Ia menambahkan, jadwal manajemen beban (manual load shedding/MLS) akan segera diumumkan lebih lanjut kepada masyarakat.

Kata dia, pihak PLN terus mengoptimalkan seluruh upaya pemulihan agar pasokan listrik dapat kembali normal secepatnya.

“PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses normalisasi sistem kelistrikan berlangsung,” tutupnya.

Ia menambahkan, informasi diupdate pada Sabtu (23/5/2026) sekira pukul 16.40 WIB dan meminta masyarakat bersabar.

Baca juga: Identitas 3 Warga X Koto Tanah Datar Keracunan Asap Genset Saat Mati Listrik Massal

"Kami meminta masyarakat bersabar, hingga proses sinkron ditargetkan pukul 21.00 WIB nanti," tambahnya.

Sementata di Parak Jigarang, Anduring, Kuranji, Kota Padang menjadi dampak dari pemadaman ukang listrik.

Warga, Aina mengatakan listrik kembali padam di daerahnya pada Sabtu sore, sekira pukul 15.49 WIB.

"Lampu kembali padam, sehingga aktivitas menjadi terganggu, hp dan laptop saya kehabisan baterai," pungkasnya.

Ia berharap, pihak PLN segera memperbaiki ganguan yang terjadi di daerahnya.

Sehingga masyarakat yang bergantung pada listrik dapat menjalankan aktivitas seperti biasa.

"Semoga cepat hidupnya, karena kerja pun susah, saya bekerja menghubungi pelanggan lewat handphone, kalau baterai habis jadi terganggu," tambahnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved