Padam Total di Sumbar
Imbas Listrik Padam Massal di Padang, Warga Terpaksa Tutup Warung Saat Harus Jualan
Pemadaman terjadi saat warga tengah beraktivitas pada malam hari dan tidak didahului cuaca ekstrem seperti hujan lebat maupun angin kencang.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: afrizal
Ringkasan Berita:
- Dampak pemadaman juga dirasakan para pelaku usaha kecil yang menggantungkan aktivitasnya pada pasokan listrik.
- Pemadaman terjadi saat warga tengah beraktivitas pada malam hari dan tidak didahului cuaca ekstrem seperti hujan lebat maupun angin kencang
- Kondisi listrik pada Sabtu pagi sudah kembali normal sehingga aktivitas usaha dapat berjalan seperti biasa
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Setelah sempat mengalami pemadaman listrik massal selama beberapa jam pada Jumat (22/5/2026) malam, aliran listrik di sejumlah wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, kini berangsur pulih dan kembali normal.
Gangguan tersebut tidak hanya membuat aktivitas masyarakat terganggu, tetapi juga menyebabkan layanan telekomunikasi di beberapa operator seluler ikut terdampak.
Pantauan TribunPadang.com di kawasan Komplek Lubuk Gading Permai I, Kelurahan Lubuk Buaya, menunjukkan aliran listrik mulai padam sekitar pukul 18.45 WIB.
Baca juga: Kronologi 2 Pelajar Tewas Keracunan Asap Genset saat Listrik Padam Massal di Tanah Datar
Tanpa Hujan dan Angin Kencang
Pemadaman terjadi saat warga tengah beraktivitas pada malam hari dan tidak didahului cuaca ekstrem seperti hujan lebat maupun angin kencang.
Kondisi itu membuat banyak warga terkejut karena pemadaman berlangsung cukup lama.
Sejumlah warga terlihat memilih duduk di teras dan halaman rumah untuk menghindari hawa panas di dalam ruangan yang tidak lagi mendapatkan pasokan listrik.
Salah seorang warga, Alif, mengaku sempat kebingungan ketika listrik tiba-tiba padam tanpa ada tanda-tanda gangguan cuaca.
“Tidak ada angin dan tidak ada hujan, tiba-tiba listrik mati. Biasanya kalau padam tidak lama, tetapi tadi malam cukup lama sehingga membuat warga bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi,” kata Alif kepada TribunPadang.com, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, pemadaman listrik pada malam hari membuat suhu di dalam rumah terasa lebih panas dari biasanya.
Baca juga: Breakingnews 3 Remaja di Tanah Datar Diduga Keracunan Asap Genset, 2 Meninggal Dunia
Pilih Tunggu di Luar
Banyak warga akhirnya memilih menghabiskan waktu di luar rumah sambil menunggu aliran listrik kembali menyala.
Selain mengganggu kenyamanan, pemadaman juga berdampak pada kualitas jaringan telekomunikasi.
Beberapa pengguna telepon seluler mengeluhkan sinyal yang melemah bahkan sulit digunakan untuk mengakses internet maupun melakukan komunikasi.
“Tadi malam terpaksa duduk-duduk di luar rumah karena panas. Sinyal ponsel juga susah, jadi tidak banyak yang bisa dilakukan. Kami hanya mengobrol dan bermain dengan anak-anak di halaman rumah sambil menunggu listrik hidup kembali,” ujarnya.
Alif menjelaskan, aliran listrik mulai kembali menyala sekitar pukul 23.00 WIB. Namun proses pemulihan tidak langsung berjalan sempurna karena tegangan listrik masih belum stabil pada awal pengoperasian kembali.
“Ketika baru nyala, lampu masih terlihat redup karena tegangannya rendah. Tetapi tidak berlangsung lama, mungkin sekitar setengah jam, setelah itu sudah kembali normal,” katanya.
Tutup Warung Lebih Awal
| Kronologi 2 Pelajar Tewas Keracunan Asap Genset saat Listrik Padam Massal di Tanah Datar |
|
|---|
| Breakingnews 3 Remaja di Tanah Datar Diduga Keracunan Asap Genset, 2 Meninggal Dunia |
|
|---|
| 287 Penyulang di Sumbar Sudah Menyala, Listrik 6 Kabupaten Kota Pulih Total |
|
|---|
| 175 Penyulang di Sumbar Masih Padam, Penyebab Listrik Sejumlah Daerah Belum Menyala |
|
|---|
| Daerah di Sumbar yang Masih Padam Setelah Listrik Mati Total |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/GANGGUAN-LISTRIK-Seorang-warga-menunjukkan-lampu.jpg)