Nelayan Hilang di Pesisir Selatan
Breaking News: Perahu Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Pesisir Selatan, Satu Orang Masih Hilang
"Dari 11 orang yang berada di atas perahu, 10 orang berhasil selamat dan satu orang masih dalam pencarian," sambungnya.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Sebuah perahu nelayan yang membawa 11 orang terbalik di Pesisir Selatan.
- Perahu nelayan tersebut terbalik akibat dihantam ombak.
- Akibat kejadian tersebut, 10 orang nelayan berhasil menyelamatkan diri.
- Sementara satu orang lainnya dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
TRIBUNPADANG.COM, PESISIR SELATAN – Sebuah perahu nelayan yang membawa 11 orang terbalik setelah dihantam ombak saat hendak masuk ke Muara Ampiang Parak, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Selasa (19/5/2026).
Akibat kejadian tersebut, 10 orang nelayan berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang lainnya dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari masyarakat setempat sekitar pukul 14.55 WIB.
"Benar, kami menerima informasi adanya kecelakaan kapal nelayan yang terbalik di depan Muara Ampiang Parak, Kabupaten Pesisir Selatan," katanya.
"Dari 11 orang yang berada di atas perahu, 10 orang berhasil selamat dan satu orang masih dalam pencarian," sambungnya.
Baca juga: Mahyeldi Kecewa Kepala Daerah Belum Semua Laporkan Penanganan Tambang Ilegal
Menurutnya, peristiwa itu bermula saat para nelayan berangkat melaut untuk mencari ikan sekitar pukul 06.00 WIB.
Namun sekitar pukul 11.30 WIB, ketika perahu hendak masuk ke muara, gelombang besar menghantam perahu hingga terbalik.
"Saat akan masuk ke Muara Ampiang Parak, perahu dihantam ombak dan terbalik. Sepuluh korban berhasil menyelamatkan diri, sedangkan satu korban atas nama Iral (35) hingga kini belum ditemukan," ujarnya.
Abdul Malik menambahkan, sebelum tim SAR tiba di lokasi, warga setempat telah melakukan pencarian terhadap korban. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Untuk mempercepat pencarian, Kantor SAR Padang melalui Unit Siaga SAR Pesisir Selatan memberangkatkan enam personel penyelamat menuju lokasi kejadian pada pukul 15.10 WIB.
Baca juga: Mahyeldi Minta Bupati Segera Usulkan Wilayah Pertambangan Rakyat Usai Tragedi Longsoran di Sijunjung
"Enam personel rescue telah kami kerahkan ke lokasi dengan membawa peralatan pencarian dan evakuasi. Tim bergerak dari Unit Siaga SAR Pesisir Selatan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian," jelasnya.
Dalam operasi tersebut, tim membawa sejumlah peralatan, di antaranya Rescue Carrier, perahu karet LCR beserta motor tempel, peralatan SAR air, peralatan evakuasi, medis, komunikasi, dan perlengkapan pendukung lainnya.
Ia menyebutkan, area pencarian yang cukup luas menjadi salah satu kendala dalam operasi SAR. Meski demikian, pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan.
"Saat ini operasi SAR masih berlangsung. Kami mengimbau masyarakat dan nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban," tutup Abdul Malik.(*)
Nelayan Hilang di Pesisir Selatan
Multiangle
TribunBreakingNews
Sumatera Barat
Kantor SAR Padang
Pesisir Selatan
| Dua Nelayan Pesisir Selatan Hilang Kontak di Laut Ditemukan Selamat Tim SAR Gabungan |
|
|---|
| Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Pesisir Selatan, Tim SAR Lakukan Pencarian |
|
|---|
| Kronologi Nelayan Hilang di Pulau Penyu Pesisir Selatan, Kapal Pecah Dihantam Badai |
|
|---|
| Badai Hempas Perahu, Nelayan Pesisir Selatan Hilang di Pulau Penyu, Petugas Lakukan Pencarian |
|
|---|
| Tim SAR Lanjutkan Pencarian Nelayan Hilang di Pesisir Selatan Sumbar, Cuaca Hujan Hambat Proses |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/pencarian-nelayan-hilang-oleh-tim-SAR-1952026.jpg)