Bencana Tanah Datar

Update Banjir Lintau Buo Tanah Datar: 131 KK Terdampak, 3 Rumah Hanyut dan 6 Jembatan Putus

Air yang datang dengan cepat menghanyutkan 3 unit rumah warga dan menyebabkan 8 rumah lainnya mengalami Rusak Berat (RB).

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Camat Lintau Buo (Ikrar Pahlepi)
BANJIR- Dampak kerusakan akibat banjir di kawasan Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari pihak Kecamatan, dampak kerusakan menyebar di beberapa nagari utama. 

Ringkasan Berita:
  • Update kondisi usai banjir di kawasan Lintau Buo, Tanah Datar.
  • Empat nagari yang terdampak langsung oleh terjangan air bah dan material lumpur.
  • Di Nagari Taluak, kondisi terpantau cukup parah dengan 69 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak.
  • Sebanyak tiga unit rumah hanyhut, delapan rumah rusak berat, sementara 45 rumah rusak ringan.
  • Di Nagari Buo, sebanyak 25 kolam lenyap, di Pangian 5 kolam, dan di Taluak 4 kolam rusak total.

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR - Musibah banjir yang melanda wilayah Kabupaten Tanah Datar pada Selasa (12/5/2026) menyisakan duka mendalam bagi warga di Kecamatan Lintau Buo.

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari pihak Kecamatan, dampak kerusakan menyebar di beberapa nagari utama.

Camat Lintau Buo, Ikrar Pahlepi, melaporkan bahwa setidaknya terdapat empat nagari yang terdampak langsung oleh terjangan air bah dan material lumpur ini, yakni Nagari Buo, Nagari Taluak, Nagari Tigo Jangko, dan Nagari Pangian.

Warga kini harus berhadapan dengan kerugian materil yang tidak sedikit.

Di Nagari Taluak, kondisi terpantau cukup parah dengan 69 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak.

Baca juga: Langganan Banjir, Warga Arai Pinang Padang Resah: 3 Jam Hujan, Barang Harus Dievakuasi

Air yang datang dengan cepat menghanyutkan 3 unit rumah warga dan menyebabkan 8 rumah lainnya mengalami Rusak Berat (RB), sementara 45 rumah dilaporkan mengalami Rusak Ringan (RR).

Sementara itu, di Nagari Pangian, tercatat 47 KK terdampak. Meskipun tidak ada rumah yang hanyut, kerusakan infrastruktur dan lahan pertanian di wilayah ini sangat signifikan. Satu rumah dilaporkan mengalami Rusak Berat akibat terjangan material banjir.

Untuk Nagari Buo sendiri, terdapat 15 KK yang terdampak dengan rincian kerusakan meliputi 2 rumah rusak berat, 5 rumah rusak sedang, dan 8 rumah rusak ringan.

Sebanyak 3 jiwa dikabarkan masih mengungsi karena kondisi rumah yang belum memungkinkan untuk ditempati.

"Kami terus melakukan pendataan dan koordinasi dengan BPBD serta pihak terkait. Saat ini kebutuhan mendesak warga adalah sembako, pakaian, dan peralatan bayi," ujar Ikrar saat dihubungi, Kamis (14/5/2026).

Baca juga: Papan Balok Jadi Penyelamat Saat Banjir di Arai Pinang, Syamsukarni: Selokan Tak Sanggup Menampung

Lanjut Ikrar, sektor pertanian menjadi salah satu yang paling terpukul. Di Nagari Pangian, lahan sawah seluas 50 hektar dan ladang 5 hektar dilaporkan hancur. Kondisi serupa terjadi di Nagari Buo dengan 10 hektar sawah dan 5 hektar ladang yang terendam material banjir.

Tak hanya rumah dan lahan, sektor perikanan warga juga luluh lantak. Di Nagari Buo, sebanyak 25 kolam ikan milik warga lenyap, sedangkan di Pangian terdapat 5 kolam dan di Taluak 4 kolam yang juga mengalami kerusakan total.

Akses transportasi di Kecamatan Lintau Buo juga terganggu serius. Tercatat ada 6 titik jembatan yang putus di wilayah ini, dengan rincian 4 jembatan putus di Nagari Taluak dan 2 jembatan putus di Nagari Pangian, yang mengakibatkan akses antar jorong terhambat.

Kerugian kendaraan juga dilaporkan oleh warga. Di Nagari Taluak, satu unit kendaraan roda dua dilaporkan hilang tersapu arus, serta 4 unit truk dan 1 unit mobil mengalami kerusakan berat akibat tertimbun material atau terbentur benda keras saat banjir terjadi.

“Pihak kecamatan mencatat kebutuhan mendesak untuk warga di Nagari Taluak saat ini meliputi sembako, pakaian bayi, pakaian anak-anak hingga lansia, selimut, serta peralatan makan. Mengingat banyak warga yang kehilangan harta benda mereka dalam sekejap,”jelasnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved