Tanah Datar

Bupati Tanah Datar Targetkan 82 Unit Huntap Rambatan Rampung dalam 5 Bulan

Proyek hunian tetap ini akan membangun 82 unit rumah tipe 36 di atas lahan seluas 1,8 hektare.

Pemkab Tanah Datar
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menargetkan sebanyak 82 unit huntap di Kecamatan Rambatan tersebut dapat rampung dalam waktu tiga hingga lima bulan ke depan. Kepastian ini didapat setelah orang nomor satu di Tanah Datar itu meninjau langsung lokasi proyek di Kecamatan Rambatan pada Sabtu (4/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menargetkan sebanyak 82 unit huntap di Kecamatan Rambatan tersebut dapat rampung dalam waktu tiga hingga lima bulan ke depan.
  • Berdasarkan data teknis, proyek hunian tetap ini akan membangun 82 unit rumah tipe 36 di atas lahan seluas 1,8 hektare.
  • Pembangunan huntap ini sendiri merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang direalisasikan atas arahan langsung Presiden Prabowo melalui Danantara Indonesia.
 

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR- Pembangunan hunian tetap (huntap) yang diperuntukkan bagi para korban bencana tersebut kini mulai memasuki babak baru dan menunjukkan progres yang signifikan.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menargetkan sebanyak 82 unit huntap di Kecamatan Rambatan tersebut dapat rampung dalam waktu tiga hingga lima bulan ke depan.

Kepastian ini didapat setelah orang nomor satu di Tanah Datar itu meninjau langsung lokasi proyek di Kecamatan Rambatan pada Sabtu (4/4/2026).

Baca juga: Populer Sumbar:Gempa Gunjang Tua Pejat, Tak Ada Laporan Kerusakan Gempa 

Dilansir dari keterangan resmi Prokopim  Tanah Datar pada Minggu (5/4/2026), peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai rencana.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Eka Putra tampak didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanah Datar, Mustika Suarman.

Setibanya di lokasi, rombongan Bupati disambut langsung oleh Kepala Pelaksana Proyek dari pihak PT Nindya Karya, Zullyawan Adi Sampurna.

Bupati Eka Putra menegaskan bahwa pembangunan ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah demi memberikan tempat tinggal yang layak bagi para pengungsi.

“Pembangunan ini harus kita kawal bersama agar berjalan lancar dan bisa segera ditempati oleh masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Eka Putra.

Ia menyebutkan bahwa huntap ini sangat dinantikan oleh warga terdampak, khususnya mereka yang berasal dari wilayah Batipuh Selatan, Batipuh, dan X Koto.

Pasalnya, hingga saat ini masih banyak warga yang terpaksa bertahan di tempat pengungsian akibat rumah mereka hancur diterjang galodo beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data teknis, proyek hunian tetap ini akan membangun 82 unit rumah tipe 36 di atas lahan seluas 1,8 hektare.

Eka Putra menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam pengerjaan agar target lima bulan ke depan sudah bisa dihuni oleh masyarakat.

“Kita ingin masyarakat segera kembali memiliki rumah yang permanen dan memulai kehidupan yang baru dengan lebih tenang,” tambahnya.

Baca juga: Badai Absen Tak Ciutkan Nyali Bojan Hodak: Bukti Kedalaman Skuad Persib di Ujung Musim

Pembangunan huntap ini sendiri merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang direalisasikan atas arahan langsung Presiden Prabowo melalui Danantara Indonesia.

Bupati juga mengapresiasi peran tokoh putra daerah, Dony Oskaria, selaku COO Danantara yang sebelumnya telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved