Kota Pariaman
Wako Pariaman Beri Santunan dan Jamin Beasiswa Anak Warga yang Diduga Minum Racun
Kami mendorong salah satu anak korban yang masih duduk di kelas 3 SMA untuk melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa ‘Satu Rumah Satu Sarjana’.
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
“Korban memang diduga meminum racun. Namun, apakah racun tersebut dibeli atau sudah ada di lokasi, pihak keluarga belum memberikan keterangan lebih lanjut,” ujarnya.
Yota juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Baca juga: Polisi Sita Paket Sabut dalam Celana Pelaku Pencurian Kelapa Sawit di Koto Besar Dharmasraya
Hal ini penting untuk menjaga perasaan keluarga yang tengah berduka.
“Kami berharap masyarakat tidak menyampaikan narasi yang belum tentu benar, karena hal ini dapat menimbulkan fitnah dan membuat keluarga, terutama anak-anak korban, menjadi tertekan,” ujarnya.
Senada dengan Wali Kota, pihak keluarga yang ditemui di rumah duka juga menyatakan hal serupa.
"Meninggal bukan karena faktor ekonomi seperti yang diberitakan," ujar salah seorang anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya.
Pihak Keluarga Tolak Autopsi
Terkait prosedur hukum, Kasat Reskrim Polres Pariaman, Iptu Riyo Ramadhani, mengatakan bahwa pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Baca juga: Remaja Asal Sijunjung Terseret Ombak di Pantai Air Manis Padang, Berhasil Diselamatkan Petugas
“Kasus ini ditangani oleh Polsek Kota Pariaman. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Surat penolakan sudah ada pada kami,” tutupnya.(*)
Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Apabila Anda atau seseorang terdekat memiliki dorongan untuk melakukan bunuh diri, segera hubungi profesional kesehatan mental atau pihak berwenang.
| Serap Aspirasi dari Dunia Pendidikan, Wako Yota Balad Kunjungi Ponpes Ibnu Abbas di Pariaman Utara |
|
|---|
| Menilik Buayan Kaliang yang Tetap Eksis di Pariaman, Tradisi Lebaran Sejak 70 Tahun |
|
|---|
| Pria Ditemukan Meninggal di Mobil Pikap Parkir di Pariaman, Tubuh Basah Bensin |
|
|---|
| Kematian Wanita di Pariaman Diduga Minum Racun, Wako Yota Balad Tegaskan Bukan karena Faktor Ekonomi |
|
|---|
| Kunjungi Dua Musala di Pariaman, Wako Yota Balad Serahkan Bantuan Uang Tunai dan Al Quran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Wali-Kota-Pariaman-Yota-Balad-2332026.jpg)