Idul Fitri 2026
Beli Daging Segar di Tradisi Mambantai Kuranji Padang, Neneng Bisa Lihat Langsung Sapi Dipotong
Neneng Sumanti (52) mendatangi lokasi tradisi mambantai di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Tradisi mambantai Padang tetap jadi pilihan warga beli daging jelang Lebaran 2026.
- Neneng hanya beli 1 kg daging untuk diolah jadi rendang.
- Kesegaran daging jadi alasan utama warga datang ke lokasi.
- Proses penyembelihan langsung jadi daya tarik tersendiri.
- Jumlah pembeli menurun, warga sebut dampak bencana masih terasa.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Neneng Sumanti (52) mendatangi lokasi tradisi mambantai di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang untuk membeli daging sapi segar, Kamis (19/3/2026).
Alasan kesegaran menjadi faktor utama ia memilih membeli daging di lokasi penyembelihan langsung jelang Lebaran Idul Fitri 2026.
Bagi dia, membeli daging sapi menjelang lebaran memang menjadi tradisi seperti orang Minangkabau pada umumnya.
Setiap tahunnya, minimal sekilo daging sapi dapat dijadikan masakan khas Minangkabau yang terkenal hingga ke berbagai belahan dunia itu.
"Belinya cuma sekilo saja, dibuat rendang jelang lebaran, untuk satu hari saja," kata perempuan berumur 52 tahun itu.
Baca juga: Tradisi Mambantai di Kampung Tanjung Padang: Al Borong 3 Bagian Daging Sapi Segar Jelang Lebaran
Daging sapi pada tradisi 'mambantai' kata Neneng memang menjadi daya tarik masyarakat sekitar maupun daerah lainnya di Kota Padang.
Faktor pendukungnya terdapat pada kesegaran daging yang ditawarkan pedagang, selain itu proses penyembelihan sapi dapat disaksikan secara langsung.
Berbeda dari pada tempat lain, Neneng tidak mempercayai kesegaran dagingnya lantaran tak mengetahui waktu penyembelihannya.
"Selalu beli setiap tahun, di sini dagingnya, kalau di tempat lain bisa diragukan kesegarannya, bahkan tidak pernah kecewa," tegas Neneng kepada TribunPadang.com.
Senada, masyarakat lainnya bernama Desmianti menyebut tradisi membeli daging jelang lebaran memang selalu rutin dilaksanakan.
Baca juga: One Way Padang-Bukittinggi Belum Diberlakukan, Arus Mudik Lebaran 2026 Ramai Lancar Hari Pertama
Setiap tahunnya masyarakat sekitar kata Desmianti selalu membeli di lokasi pelaksanaan tradisi 'mambantai'.
Kendati demikian, jelang lebaran 2026 ini, Desmianti dan Neneng mengaku pembeli daging di lokasi tersebut tak seramai tahun lalu.
"Kalau di bandingkan tahun lalu, kurang ramai sekarang, mungkin masyarakat banyak terdampak bencana," ujar Desmianti.
Mereka beranggapan, bencana yang terjadi pada akhir November 2025 lalu membuat ekonomi masyarakat lumpuh. Jangankan membeli daging, untuk bertahan hidup saja masih susah.
Meski begitu, mereka berharap masyarakat terdampak bencana dapat menerimanya dengan tabah dan segera pulih.
Tradisi Mambantai
| Padang Diserbu 183 Ribu Wisatawan Selama Libur Lebaran 2026, Pantai Air Manis Masih Jadi Primadona |
|
|---|
| Main Air Sepuasnya Hanya Rp10.000, Pemandian Lubuk Minturun Jadi Primadona Wisata Murah di Padang |
|
|---|
| Penumpang di BIM Meningkat 4,6 Persen pada Arus Balik Lebaran 2026, Jumlahnya Capai 57.735 Orang |
|
|---|
| Lubuk Minturun Padang Kembali Ramai, Tawarkan Wisata Air Segar dengan Tarif Bersahabat |
|
|---|
| Arus Lalin Tersendat di Simpang MTsN Ganting Padang Panjang, Polisi: Imbas Bus Menanjak Pelan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/TRADISI-MAMBANTAI-ADAT-Massesibeli-setiap-tahunnya.jpg)