Kabupaten Dharmasraya

Pemkab Dharmasraya Cairkan THR ASN Rp 29,4 Miliar, Bupati Targetkan Perputaran Ekonomi Naik

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, memastikan seluruh kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Pemkab Dharmasraya
THR ASN DHARMASRAYA - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, memastikan seluruh kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya atau THR bagi aparatur sipil negara telah tuntas disalurkan. Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam keterangan terpisah menyatakan bahwa ketepatan waktu pembayaran THR merupakan prioritas utama pemerintah daerah. 

Menurut Annisa, ketika ribuan aparatur menerima pendapatan ekstra secara serentak, hal tersebut akan langsung berdampak pada geliat pasar.

Transaksi di pasar tradisional, pusat perbelanjaan, hingga sektor jasa transportasi lokal diperkirakan akan mengalami kenaikan signifikan.

"Kami ingin memastikan hak para aparatur terpenuhi tanpa ada kendala birokrasi yang menghambat. Jika dana ini sudah di tangan masyarakat, maka perputaran uang di Dharmasraya akan semakin cepat dan membantu para pelaku UMKM kita," kata Annisa.

Meskipun demikian, Bupati perempuan pertama di Dharmasraya ini memberikan catatan penting terkait perilaku konsumsi.

Ia mengimbau agar para penerima THR tidak terjebak dalam budaya konsumerisme yang berlebihan atau belanja yang bersifat impulsif.

Baca juga: Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat, Mahyeldi Pastikan Mudik Lebaran di Sumbar Minim Insiden

Annisa menekankan pentingnya manajemen keuangan rumah tangga yang bijak. Para ASN diminta untuk memprioritaskan kebutuhan pokok dan kewajiban sosial lainnya sebelum mengalokasikan dana untuk keperluan yang bersifat sekunder.

"Gunakan pendapatan ini dengan penuh kearifan. Utamakan kebutuhan esensial dan dukunglah produk-produk lokal agar manfaat ekonomi dari THR ini bisa dirasakan secara luas oleh pedagang-pedagang kecil di sekitar kita," pesannya.

Harapan besar digantungkan pada tersalurkannya dana miliaran rupiah ini. Pemerintah daerah optimistis bahwa peningkatan daya beli ini akan menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi daerah di kuartal pertama tahun 2026.(*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved