Flyover Sitinjau Lauik

Progres Flyover Sitinjau Lauik Capai 15 Persen, BPJN Sumbar Kejar Target Rampung Oktober 2027

Di sisi lain, kondisi kemacetan yang kerap terjadi di jalur Sitinjau Lauik dinilai tidak terlalu berdampak signifikan terhadap pembangunan flyover.

Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
FLYOVER SITINJAU LAUIK- Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, diwawancarai awak media usai kegiatan serah terima lahan bebas dan simbolis pendaftaran konsinyasi pengadaan tanah pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik di Istana Gubernur Sumbar, Padang, Jumat (13/3/2026) malam. Pihaknya bersama Kementerian Pekerjaan Umum serta pihak kontraktor terus melakukan berbagai langkah untuk mempercepat pengerjaan proyek tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik terus berjalan.
  • Hingga pertengahan Maret 2026, progres proyek telah mencapai 15 persen.
  • BPJN Sumbar bersama Kementerian Pekerjaan Umum serta pihak kontraktor terus mempercepat pengerjaan proyek tersebut.
  • BPJN Sumbar juga terus menuntaskan proses pengadaan lahan yang menjadi bagian penting dalam proyek ini.
  • Kemacetan yang kerap terjadi di jalur Sitinjau Lauik dinilai tidak terlalu berdampak signifikan terhadap pembangunan flyover.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik terus berjalan. Hingga pertengahan Maret 2026, progres proyek strategis tersebut telah mencapai sekitar 15 persen.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat optimistis pembangunan flyover yang berada di jalur ekstrem Sitinjau Lauik itu dapat rampung sesuai target pada Oktober 2027.

Percepatan Pengerjaan di Lapangan

Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, mengatakan pihaknya terus mengupayakan percepatan pekerjaan di lapangan meskipun terdapat beberapa kendala, termasuk persoalan lahan.

Hal itu disampaikan Elsa saat diwawancarai wartawan usai kegiatan serah terima lahan bebas dan simbolis pendaftaran konsinyasi pengadaan tanah pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik di Istana Gubernur Sumbar, Jumat (13/3/2026) malam.

“Progres pembangunan sekarang sekitar 15 persen. Kita terus berupaya agar pekerjaan ini bisa berjalan sesuai rencana,” katanya.

Baca juga: 12 Bidang Lahan Flyover Sitinjau Lauik Masuk Konsinyasi, BPJN: Proyek Tetap Jalan

Elsa mengakui pembangunan flyover sempat mengalami keterlambatan. Namun pihaknya bersama Kementerian Pekerjaan Umum serta pihak kontraktor terus melakukan berbagai langkah untuk mempercepat pengerjaan proyek tersebut.

“Kita terus mengupayakan percepatan. Dari PU dan pihak pelaksana juga melakukan berbagai langkah agar progresnya bisa lebih cepat,” ujarnya.

Menurut Elsa, secara umum pelaksanaan pekerjaan di lapangan masih berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Ia berharap percepatan yang dilakukan dapat membuat proyek flyover Sitinjau Lauik segera selesai sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat.

Baca juga: Konsinyasi Lahan Flyover Sitinjau Lauik Dimulai Pekan Depan, BPJN: Proyek Rampung Oktober 2027

Flyover tersebut nantinya diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan serta kemacetan di jalur Sitinjau Lauik yang dikenal memiliki medan ekstrem dengan tanjakan dan turunan curam.

Kendala Lahan dan Mekanisme Konsinyasi

Selain progres pembangunan, BPJN Sumbar juga terus menuntaskan proses pengadaan lahan yang menjadi bagian penting dalam proyek ini.

Elsa mengatakan sebagian besar lahan masyarakat sudah dibebaskan, sementara lahan yang masih bersengketa akan diselesaikan melalui mekanisme konsinyasi di pengadilan.

Dampak Kemacetan Jalur Ekstrem

Di sisi lain, kondisi kemacetan yang kerap terjadi di jalur Sitinjau Lauik dinilai tidak terlalu berdampak signifikan terhadap pembangunan flyover.

Meski demikian, Elsa mengakui kemacetan terkadang mempengaruhi distribusi material menuju lokasi proyek.

Baca juga: BPJN Sumbar Segera Bangun Jalur Penyelamatan di Panyalaian untuk Cegah Kecelakaan Rem Blong

“Kalau menghambat secara signifikan tidak, tapi kalau macet parah kadang material sedikit terlambat masuk ke lokasi. Namun itu masih bisa kita atasi,” katanya.

Dengan berbagai upaya percepatan yang dilakukan, BPJN Sumbar optimistis pembangunan Flyover Sitinjau Lauik dapat diselesaikan sesuai target pada Oktober 2027.

“Kita optimistis proyek ini bisa selesai dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved