Lebaran 2026

Padang Panjang Terapkan Sistem One Way Saat Arus Mudik, Berlaku 19–20 dan 22–24 Maret 2026

Sistem one way Padang Panjang akan diterapkan untuk mengatur arus kendaraan yang melintas selama masa mudik Lebaran 2026.

Tayang:
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Pemko Padang Panjang
SKEMA ONE WAY - Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis. Dia mengatakan sistem one way Padang Panjang akan diberlakukan pada dua periode, yakni 19–20 Maret dan 22–24 Maret 2026. 

Polisi menetapkan skema Rute One Way di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat guna mengurai kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Petugas mengarahkan pengendara dari arah Padang untuk belok kiri di Simpang Kampung Baru dan keluar di Simpang MTsN saat melintasi dalam kota.

Penerapan Rute One Way Padang Panjang ini juga berlaku bagi kendaraan dari arah Bukittinggi menuju Padang.

Saat jalur utama tertutup sistem satu arah, polisi mengalihkan arus kendaraan melalui jalur alternatif Simpang Flyover dan Simpang PDAM menuju arah Solok.

Pengendara kemudian menempuh jalur Sitinjau Lauik menuju Padang sebagai bagian dari skema Rute One Way Padang Panjang.

Baca juga: Kapolres Dharmasraya Sambut Perantau Pulang Basamo di RM Omega, Tari Piring Meriahkan Suasana

Langkah ini bertujuan memecah tumpukan kendaraan di pusat kota Padang Panjang karena perbaikan jalan di kawasan Lembah Anai masih berlangsung hingga saat ini.

Hal ini dibahas dalam rapat yang berlangsung di Aula Tathya Dharaka Polres Padang Panjang, Senin (9/3/2026) dihadiri Wali Kota Hendri Arnis dan Polres Padang Panjang serta sejumlah pihak terkait.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, meminta petugas di lapangan bekerja ekstra keras selama masa mudik.

 “Untuk Lebaran tahun ini kita sama-sama perlu bekerja ekstra karena kondisi jalan lintas di kawasan Lembah Anai masih dalam pengerjaan. Mari kita carikan solusi bersama agar potensi kemacetan dapat diurai,” ujar Hendri.

Sementara itu, Kapolres Wisnu Hadi menyampaikan, pengamanan selama Operasi Ketupat Singgalang 2026 membutuhkan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait lainnya.

Baca juga: Ricki Ariansyah Ungkap Peran Imran Nahumarury Usai Semen Padang FC Tundukkan PSBS Biak 2-0

“Kami tentu tidak bisa bekerja sendiri dalam pelaksanaan Operasi Ketupat ini. Kami membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk dukungan pos kesehatan di Pos PAM untuk pemeriksaan kesehatan serta penanganan kendala lainnya di lapangan,” katanya.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan sejumlah rencana rekayasa lalu lintas selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran. Untuk jalur Lembah Anai akan diberlakukan sistem buka 24 jam pada H-10 hingga H+10 Lebaran, namun hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Selain itu, akan diterapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) pada H-2 hingga H-1 serta H+1 hingga H+3 Lebaran. Untuk arah Padang menuju Padang Panjang diberlakukan pukul 10.00–14.00 WIB, sedangkan arah Padang Panjang menuju Padang diberlakukan pukul 14.00–18.00 WIB.

Untuk kendaraan yang menunggu antrean sistem buka-tutup jalur, disiapkan lokasi parkir di Terminal Busur serta kantong-kantong parkir lainnya.

Kapolres juga menyampaikan bahwa dari hasil rapat koordinasi tersebut seluruh pihak menyatakan kesiapan untuk mendukung kesuksesan Operasi Ketupat Singgalang 2026, baik dari Pemerintah Kota Padang Panjang maupun Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

“Kami berharap seluruh pihak dapat terus berkolaborasi agar pengamanan dan kelancaran lalu lintas selama Lebaran dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved