BERITA POPULER SUMBAR

3 BERITA POPULER SUMBAR: Tilang di Lembah Anai, Perantau Pulang Basamo dan Petani Pengedar Sabu

Satresnarkoba Polres Sijunjung berhasil membongkar praktik peredaran gelap narkotika golongan I jenis sabu di wilayah hukumnya.

Editor: Rahmadi
Dokumentasi/Polres Padang Panjang
JALUR LEMBAH ANAI- Personel Satlantas Polres Padang Panjang bersama prajurit TNI berada di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Selasa (10/3/2026). 

"Ini menjadi faktor penyebab kemacetan, kalau tidak diindahkan akan kami tilang di tempat," tambahnya.

Polres Padang Panjang Kerahkan 150 Personel dan Dirikan 4 Posko

Untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Satlantas Polres Padang Panjang mendirikan empat posko selama Operasi Ketupat Singgalang 2026.

Diketahui, Operasi Ketupat Singgalang 2026 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) digelar selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, saat dihubungi TribunPadang.com, Selasa (10/3/2026).

Operasi ini bertujuan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan menyiagakan ribuan personel di titik strategis, termasuk persiapan rekayasa lalu lintas. 

Baca juga: Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam dari H+4 hingga H+10 Lebaran 2026, Terbatas untuk Roda Dua dan Empat

AKP Pifzen mengatakan bahwa empat posko Operasi Ketupat Singgalang 2026 didirikan di Lembah Anai, Rest Area Silaing Bawah, Pasar Kuliner, dan di depan MAN Koto Baru.

Lokasi pendirian posko ini dipilih karena merupakan daerah rawan macet selama arus mudik dan balik Lebaran.

"Titik-titik ini selalu rawan macet, jadi pos kita dirikan di sana, namun pendiriannya tanggal 12 Maret nanti," sebutnya.

Sementara itu, total personel Satlantas Polres Padang Panjang yang ditempatkan selama operasi tersebut berjumlah 150 orang.

Baca juga: Rumah di Padang Selatan Nyaris Ludes Akibat Minyak Kompor Tumpah, Beruntung Warga Sigap Membantu

Lalu, masing-masing posko ditempatkan sebanyak 20 personel. Sisanya ujar AKP Pifzen bakal mengatur lalu lintas di lokasi lainnya.

Seperti di Pasar Koto Baru, Padang Panjang juga rawan kemacetan, sehingga perlu pengaturan arus lalin di sana oleh petugas.

"Lokasi ini memang macet di hari biasa, selain ketika arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 2026 nanti," tambahnya.

Titik Rawan Macet di Sumbar

Polda Sumatera Barat memetakan sejumlah titik rawan kemacetan di berbagai daerah yang diprediksi mengalami lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. Sejumlah strategi penguraian kemacetan pun disiapkan agar lalu lintas tetap lancar.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol M Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan kepolisian telah mengidentifikasi beberapa kawasan yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan, terutama di jalur utama menuju daerah wisata dan lintasan antar kota.

“Beberapa titik rawan kemacetan sudah kami petakan, mulai dari kawasan pasar, simpang jalan, hingga jalur menuju destinasi wisata yang biasanya dipadati kendaraan saat libur Lebaran,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved