Berjarak 65 Km dari Padang, Nagari Alahan Panjang Tawarkan Pesona Danau Diateh

Nagari Alahan Panjang ada di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, luas wilayah sebesar 88,76 km2.

Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM/Dokumentasi
DANAU DIATEH- Kawasan rawa di tepi Danau Diateh, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Danau Diateh merupakan primadona wisata di Nagari Alahan Panjang yang punya daya tarik unik sebagai "kembaran" dari Danau Dibawah 

TRIBUNPADANG - Nagari Alahan Panjang merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, yang memiliki luas wilayah sebesar 88,76 km2. 

Luasan ini mencakup sekitar 19,13 persen dari total wilayah kecamatan, menjadikannya sebuah kawasan yang cukup signifikan di dataran tinggi Solok

Jika kamu memulai perjalanan dari Kota Padang, kamu perlu menempuh jarak sekitar 65 KM dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam berkendara untuk sampai di nagari yang sejuk ini.

Nagari Alahan Panjang ada di sebelah Tenggara Kota Padang.

Secara administratif, Nagari Alahan Panjang terbagi ke dalam 10 jorong, yaitu Jorong Alahan Panjang, Pangalian Kayu, Galagah, Taluak Dalam, Taratak Tangah, Batu Putiah, Taratak Galundi, Batang Hari, Usak, hingga Jorong Padang Laweh. 

Baca juga: Nagari Tuo Pariangan: Permata Tersembunyi di Lereng Gunung Marapi

Kehidupan masyarakatnya pun sangat dinamis karena nagari ini dilalui oleh jalan lintas nasional yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dengan Jambi, sekaligus menjadi jalur utama menuju Kabupaten Solok Selatan.

Di tengah hiruk-pikuk jalur lintas tersebut, terdapat Wisata Danau Diateh.  

Danau Diateh merupakan primadona wisata di Alahan Panjang yang punya daya tarik unik sebagai "kembaran" dari Danau Dibawah, namun dengan keunggulan akses yang jauh lebih mudah karena terletak persis di pinggir jalan lintas nasional. 

Pengunjung akan dibuat takjub dengan kejernihan airnya yang masih terjaga serta hamparan pemandangan hijau yang asri, di mana kontur perbukitan Bukit Barisan berpadu harmonis dengan kawasan rawa dan dataran rendah yang menyejukkan mata. 

Tak heran jika setiap tahun banyak wisatawan memilih datang ke sini untuk sekadar melepas penat atau menikmati pesona alamnya yang lestari, menjadikannya destinasi yang popularitasnya terus meroket di Sumatera Barat.

Baca juga: Nagari Ulakan, Pusat Sejarah Islam dan Tradisi Religi di Padang Pariaman

Keindahan Alahan Panjang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjadi sumber kehidupan utama bagi masyarakatnya. 

Jika Anda berkunjung ke sini, akan merasakan kesejukan udara khas dataran tinggi yang menjadi kunci kesuburan tanahnya. 

Berkat iklim yang mendukung ini, sebagian besar penduduk Nagari Alahan Panjang menggantungkan hidup sebagai petani dan pedagang sayuran. 

Produk unggulan mereka, mulai dari bawang merah, kentang, cabai, tomat, hingga sayuran eksotis seperti brokoli dan markisah, tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga dikirim ke berbagai kota hingga menembus pasar luar negeri.

Selain hasil bumi dari tanahnya, Alahan Panjang juga diberkati dengan keberadaan tiga buah danau yang menjadi ladang rezeki bagi warga di sekitarnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved