Sumatera Barat
2.500 Jemaah Asal Sumbar Masih di Arab Saudi, Dijadwalkan Pulang 5 dan 26 Maret 2026
Rifki menyebutkan, 1.000 jemaah yang berangat pada 22 Februari tersebut dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 5 Maret 2026, mendatang.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 2.500 jemaah asal Sumbar masih berada di Arab Saudi, di tengah konflik Iran Vs Israel-Amerika.
- Sebanyak 1.000 jemaah yang berangkat pada 22 Februari 2026 lal, ditargetkan kembali ke Tanah Air pada 5 Maret 2026 mendatang.
- Sebanyak 1.500 jemaah yang berangkat pada 23 Februari 2026 lalu, akan kembali pada tanggal 26 Maret 2026 nanti.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebanyak 2.500 jemaah umrah asal Sumatera Barat akan kembali ke Indonesia sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Diketahui bahwa terjadi ketegangan geopolitik antara Iran Vs Israel-Amerika. Namun, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat menginformasikan bahwa belum ada perubahan jadwal kepulangan jemaah umrah asal Sumatera Barat.
Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, Rifki Diflaizar, mengatakan jemaah umrah asal Sumbar tersebut berangkat dalam program Awal Ramadan dan Full Ramadan.
Baca juga: Kemenhaj Sumbar Pastikan Belum Ada Penundaan Kepulangan Jemaah Umrah Meski Timur Tengah Memanas
"Sebanyak 1.000 jemaah berangkat pada program awal Ramadan. Untuk jumlah, paling banyak dari Kota Padang," kata Rifki Diflaizar, saat ditemui di kantornya, Senin (2/3/2026).
Pada program Awal Ramadan, para jemaah telah berangkat pada 22 Februari 2026 lalu, melalui berbagai travel haji dan umrah.
Rifki menyebutkan, 1.000 jemaah yang berangat pada 22 Februari tersebut dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 5 Maret 2026, mendatang.
Di mana, akan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Baca juga: Harga Emas di Pasar Raya Padang Senin 2 Maret 2026: Tembus Rp6,7 Juta per Ameh
Lalu untuk program Full Ramadan, 1.500 jemaah berangkat pada 23 Februari 2026 lalu.
"Pada program ini, mereka ditargetkan kembali ke Padang sekitar tanggal 26 Maret 2026 nanti," sebutnya.
Saat ini, kondisi Timur Tengah sedang memanas sehingga sejumlah penerbangan ditutup.
Meski begitu, penerbangan langsung dari Arab Saudi menuju Indonesia tidak mengalami kendala.
Untuk itu, pihaknya terus mengkonfirmasi keberadaan serta jadwal kepulangan jemaah asal Sumbar pada 5 dan 23 Maret 2026 mendatang.
"Penerbangan langsung sampai saat ini masih aman, namun untuk yang transit baru terganggu, karena ada yang di daerah konflik," tambahnya.
58.000 Jemaah Umrah Asal Indonesia Masih di Arab Saudi
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) belum menerima informasi pembatalan keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia dari Arab Saudi.
Pernyataan ini menyusul informasi bahwa sekitar 2.500 jemaah umrah asal Sumbar masih berada di Arab Saudi, di tengah konflik Iran vs Israel-Amerika.
Sumatera Barat
Kementerian Haji dan Umrah
Ramadan 1447H
Ramadan 2026
Ramadan
Arab Saudi
Konflik Iran Vs Israel
| Dukung Kenaikan Status Kanwil KemenHAM Sumbar, Mahyeldi Usul Dinas Khusus Tangani Tanah Ulayat |
|
|---|
| Gubernur Mahyeldi: Tambang Emas Tradisional Masih Ditoleransi, Penggunaan Alat Berat Harus Ditindak |
|
|---|
| Mahyeldi Dorong Legalisasi Tambang Rakyat, Usulkan 15 Ribu Hektare WPR ke Kementerian ESDM |
|
|---|
| Pemprov Sumbar Siapkan Skema WFH ASN, Gubernur: Rumah Sakit dan Layanan Publik Tetap Jalan |
|
|---|
| Aturan WFH ASN Tiap Jumat, Pemprov Sumbar Tunggu Surat Resmi dari Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kakanwil-Haji-dan-Umrah-Sumbar-Rifki-Diflaizar-232026.jpg)