BERITA POPULER SUMBAR

3 BERITA POPULER SUMBAR: Guru Lecehkan Murid, Limbah Pabrik Cemari Sungai dan Stok Beras Aman

seorang siswi di salah satu SMA negeri di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, diduga menjadi korban pelecehan seksual

Tayang:
Editor: Rahmadi
Kolase Tribun Jabar (Thinkstockphotos.com via Kompas.com dan istimewa via Tribunnews.com)
PELECEHAN SISWA SEKOLAH - Ilustrasi siswa SMP yang mendapatkan pelecehan seksual. Seorang siswi di salah satu SMA negeri di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum wakil kepala sekolah. 

TRIBUNPADANG.COM, LIMAPULUH KOTA - Simak sejumlah informasi menarik seputar Sumatera Barat dirangkum dalam populer Sumbar setelah tayang 24 jam terakhir di TribunPadang.com.

Pertama, seorang siswi di salah satu SMA negeri di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum wakil kepala sekolah.

Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2025 lalu, namun baru terungkap bulan Februari 2026 saat korban menceritakannya ke guru bimbingan konseling (BK) di sekolah.

Kedua, konflik antara masyarakat Jorong Batang Kering, Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung dengan manajemen salah satu pabrik kelapa sawit akhirnya menemui babak baru.

Berdasarkan data pihak kepolisian, kedua belah pihak telah melakukan media panjang yang berlangsung pada Senin (23/2/2026) malam.

Ketiga, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Barat memberikan jaminan atas ketersediaan stok pangan pokok bagi masyarakat di wilayah tersebut selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026.

Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika kebutuhan pangan yang terus bergerak di tengah masyarakat.

Baca berita lebih lengkap berikut ini:

1. Tega! Oknum Wakil Kepala Sekolah di Limapuluh Kota Diduga Lecehkan Murid dalam Mobil

Seorang siswi di salah satu SMA negeri di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum wakil kepala sekolah.

Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2025 lalu, namun baru terungkap bulan Februari 2026 saat korban menceritakannya ke guru bimbingan konseling (BK) di sekolah.

Kasus tersebut juga ramai diperbincangkan di media sosial, bahkan warganet mengecam aksi terduga pelaku yang merupakan tenaga pendidik.

TribunPadang.com lalu mengkonfirmasi kepada kakak korban inisial D (17) pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 15.33 WIB via telepon WhatsApp.

Kronologi Kejadian di Dalam Mobil

Kakak korban membenarkan terkait dugaan pelecehan yang dialami adiknya, namun ia tidak mengingat secara pasti tanggal dan bulan kejadian tersebut.

Ia memastikan adiknya sudah menerima dugaan pelecehan sebanyak dua kali pada waktu dan bulan yang berbeda.

"Saya lupa tanggal dan bulan berapa, yang pasti tahun lalu saat adik saya berumur 16 tahun. Kejadiannya juga dua kali pada tanggal dan bulan berbeda," ungkapnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved