Kebakaran di Lima Puluh Kota

Rumah Milik Petani di Pangkalan Limapuluh Kota Hangus Terbakar Minggu Pagi

Akibat kejadian tersebut ujar Budi, satu unit rumah milik Machdalena yang berprofesi sebagai petani hangus terbakar.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Damkar Lima Puluh Kota
KEBAKARAN RUMAH- Seorang petugas berusaha memadamkan api yang menghanguskan rumah di Jorong Banjaranah, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (22/2/2026). Laporan kebakaran masuk ke Mako Pemadam Kebakaran (Damkar) Limapuluh Kota, sekitar pukul 07.45 WIB. 
Ringkasan Berita:
  • Sebuah rumah terbakar di Jorong Banjaranah, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kot.
  • Rumah tersebut merupakan milik seorang petani bernama Machdalena.
  • Damkar Limapuluh Kota menerima informasi pukul 07.45 WIB, dan mengerahkan enam orang personel.

TRIBUNPADANG.COM, LIMAPULUH KOTA - Sebuah rumah hangus terbakar di Jorong Banjaranah, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (22/2/2026).

Laporan kebakaran masuk ke Mako Pemadam Kebakaran (Damkar) Limapuluh Kota, sekitar pukul 07.45 WIB.

Dua menit berselang, satu unit armada dengan total enam orang personel Damkar Limapuluh Kota langsung terjun ke lokasi.

"Benar, ada kebakaran rumah pagi tadi, laporannya masuk sekira pukul 07.45 WIB," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Damkar Limapuluh Kota, Budi Sanjaya saat dikonfirmasi TribunPadang.com.

Baca juga: Fadly Amran Buka Bazar HBT-WHBT di Padang, 98 Stan Ramaikan hingga 3 Maret 2026

Ia menceritakan kronologi kejadian berawal ketika saksi melihat api dalam bangunan, lalu langsung menghubungi Damkar Limapuluh Kota.

Akibat kejadian tersebut ujar Budi, satu unit rumah milik Machdalena yang berprofesi sebagai petani hangus terbakar.

Sementara luas bangunan yang terbakar berukuran kurang lebih 10x15 meter, dan area yang berhasil terselamatkan sekitar 120 meter.

"Rumah milik Machdalena rusak berat dan tidak ada korban jiwa," ucapnya.

Baca juga: Suara dari Huntara Kapalo Koto, Irja: Hidup Berdampingan Sesama Penyintas dan Saling Menghibur Diri

Di sisi lain, Budi menyebut bahwa pihaknya sempat mengalami kendala dalam melakukan pemadaman. 

Hal itu dikarenakan, area yang terbakar berada di lokasi padat penduduk. Akan tetapi, setelah upaya yang dilakukan, api berhasil dipadamkan.

"Selesai penanganan sekira pukul 10.00 WIB tadi, untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved