Berita Populer Sumbar
4 Berita Populer Sumbar: Dugaan Korupsi UIN Imam Bonjol, Kebakaran di Simpang Stasiun Bukittinggi
Sebelumnya, sempat beredar potongan surat pemanggilan klarifikasi yang dikaitkan dengan dugaan korupsi di UIN Imam Bonjol.
“Kita melakukan pemadaman, dilanjutkan dengan pendinginan agar tidak ada titik api yang tersisa. Setelah itu, kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait upaya pencegahan kebakaran,” jelasnya.
Baca juga: Nagari Tuo Pariangan: Permata Tersembunyi di Lereng Gunung Marapi
Joni mengakui sempat terjadi kendala di perjalanan menuju lokasi akibat kemacetan lalu lintas di sekitar kawasan tersebut.
Meski demikian, petugas tetap dapat tiba dengan cepat dan mengendalikan api.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, taksiran kerugian materiil akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha kuliner, untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan penggunaan kompor dan instalasi listrik di tempat usaha.
3. Longsor Tutupi Jalur Lembah Anai, Polisi Berlakukan Buka Tutup Lalu Lintas
Arus lalu lintas di kawasan jalur Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami gangguan akibat bencana tanah longsor pada Sabtu (14/2/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPadang.com, longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari tadi.
Intensitas hujan yang cukup tinggi dan berlangsung lama menyebabkan material tanah dari tebing di sekitar jalan runtuh dan menutupi sebagian badan jalan.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, membenarkan peristiwa tersebut.
Baca juga: Update Peringatan Dini Cuaca Sumbar, Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 20.00 WIB
Ia menyampaikan bahwa longsor terjadi di KM 66 jalur Lembah Anai.
“Dapat kami laporkan pada hari ini, Sabtu, sekira pukul 19.00 WIB telah terjadi bencana tanah longsor di kawasan jalur Lembah Anai di KM 66,” ujar AKP Pifzen Finot saat dikonfirmasi TribunPadang.com.
Menurutnya, material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian ruas jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas secara normal.
Untuk mengantisipasi kemacetan total sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan, pihak kepolisian memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas.
“Akibat tanah longsor tersebut, arus lalu lintas terpaksa kita berlakukan sistem buka tutup,” jelasnya.
| 4 Berita Populer Sumbar: Toyota Calya Tabrak Mobil Carry, WALHI Desak Penutupan Tambak Bermasalah |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: 2 Jemaah Haji Gagal Berangkat, Gunung Marapi Erupsi dan Relokasi Pedagang |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Bendungan Jebol Bikin Banjir, Kepala BGN Jamin MBG dan Jemaah Haji Kloter 1 |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Sidang Wanda Ditunda, Waspada Kenaikan Harga Barang dan Harimau Koto Sani |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Solar Industri Naik, Damkar Sijunjung Evakuasi Ular dan Netralitas Pilwana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/uin-ib-k.jpg)