Berita Popler Sumbar

3 BERITA POPULER SUMBAR: Kendala TPST Payakumbuh, Cegah Perundungan dan Eks Napiter Perempuan

kasus perundungan yang menimpa siswa SMPN 1 Luak Kabupaten Lima Puluh Kota,

Tayang:
Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
PENANGANAN DARURAT SAMPAH- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar, Tasliatul Fuaddi, memberikan keterangan terkait tindak lanjut penanganan sampah Kota Bukittinggi dan status TPA Regional Payakumbuh, Selasa (10/2/2026). 

Guru bimbingan konseling harus aktif mendeteksi perubahan perilaku siswa sejak dini guna memberikan motivasi positif. Langkah ini efektif memutus rantai kekerasan sebelum api perundungan membesar di sekolah.

Sebelum sekolah, menurut Yanti, keluarga menjadi peran utama dan dominan dalam membentuk perilaku, karakter, serta moral anak.

Baca juga: Harga Emas Pasar Raya Padang Rp2,72 Juta per Gram,Cek Perbandingan dengan Pegadaian

Apabila di dalam keluarga tidak harmonis, sering terjadi pertengkaran hingga kekerasan fisik, hal itu dapat berpengaruh terhadap karakter anak.

"Peran masyarakat juga dibutuhkan. Masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang ramah, damai serta memberikan edukasi atau dukungan sosial kepada anak," kata Fitri Yanti saat dikonfirmasi TribunPadang.com, Rabu (11/2/2026).

Sehingga anak merasa aman, dicintai dan dihargai. Jika masyarakat tidak mampu menciptakan hal positif tersebut, maka aksi perundungan dapat tercipta.

Begitupun dengan Ninik Mamak di Minangkabau, perannya sangat dibutuhkan dalam membentuk karakter serta menjauhkan dari aksi tidak terpuji tersebut.

Baca juga: Lomba Penyelenggaraan Jenazah Polda Sumbar, Brigjen Solihin: Orang Meninggal Juga Harus Kita Layani

Berikut beberapa peran sekolah:

1. Memberikan layanan konseling

Sekolah memberikan layanan konseling sebagai bentuk pencegahan, guru akan melakukan bimbingan sehingga memberikan dampak positif dan motivasi kepada para siswa.

2. Menciptakan pergaulan kondusif

Pergaulan yang kondusif akan membuat hubungan pertemanan antar siswa dan guru berjalan dengan baik.

Sehingga kasus perundungan akan terminimalisir. Selain itu, sekolah juga perlu menanamkan nilai-nilai religius pada setiap peserta didik untuk membangun hubungan positif dan penuh kasih sayang antar siswa maupun guru.

Baca juga: Baru Seminggu Pindah, Leo Guntara Langsung Lawan Semen Padang FC? Reuni Kilat di Laga Arema FC

3. Mengedukasi

Edukasi dan pemahaman tentang bullying diberikan kepada para siswa sehingga mereka dapat memiliki sifat empati dan bertindak solutif.

Selain itu, sekolah juga harus mengkampanyekan perilaku anti bullying kepada para siswa-siswanya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved