Teror Manusia Bertopeng

Teror Manusia Bertopeng di Agam Hantui Warga, Cuma Pakai Celana Dalam Sambil Bawa Parang

Kabupaten Agam dibuat resah dengan kemunculan manusia bertopeng saat malam hari di daerah tersebut.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Dok (Jorong/Yoka)
KEMUNCULAN MANUSIA BERTOPENG: Proses pencarian teror manusia bertopeng di Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Agam, Rabu (14/1/2026) lalu. Jorong Kayu Pasak Timur, Yoka sebut warga jadi resah, karena mengejar dan hanya memakai celana dalam, parang dan penutup wajah. 

Ringkasan Berita:
  • Teror manusia bertopeng terjadi di Salareh Aia, Agam, dan membuat warga resah saat malam hari.
  • Sosok bertopeng muncul hanya mengenakan celana dalam dan membawa parang.
  • Kemunculan pertama terjadi Minggu, lalu kembali muncul Rabu dan sempat mengejar warga.
  • Warga perempuan paling banyak melaporkan melihat sosok tersebut.
  • Polisi, Brimob, dan warga patroli bersama, namun pelaku belum ditemukan.

 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Masyarakat Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam dibuat resah dengan kemunculan manusia bertopeng saat malam hari di daerah tersebut.

Informasi mengenai kemunculan manusia bertopeng dan membuat warga resah tersebut juga viral di media sosial.

Diketahui sebelumnya, kemunculan teror tersebut bertepatan di lokasi bencana banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.

Menurut keterangan Jorong Kayu Pasak Timur, Yoka membenarkan terkait kemunculan manusia bertopeng dan membuat warganya resah.

Kata Yoka, kemunculan teror tersebut sudah terjadi sejak Minggu (11/1/2026) lalu. 

Baca juga: Profil Rendy Oscario: Kiper Didikan Asli Indarung yang Pulang Demi Selamatkan Semen Padang FC

Hanya saja saat kemunculan pertama, masyarakat Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur belum terlalu merespon hal tersebut.

Hingga akhirnya, manusia bertopeng kembali muncul pada Rabu (14/1/2026) dan sampai melakukan pengejaran terhadap warga.

"Muncul pertama pada Minggu, kemudian pada Rabu lalu. Sempat melakukan pengejaran ke warga, sehingga warga resah," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribunpadang.com via telepon whatsapp, Jumat (16/1/2026).

Ia menjelaskan ciri-ciri dari manusia bertopeng tersebut, hanya mengenakan celana dalam, bawa parang dan wajahnya ditutupi.

Manusia bertopeng itu muncul saat malam hari. Warga mengaku, ada yang melihat di batang pohon, jalan dan lain sebagainya.

Baca juga: Rendy Oscario Pulang ke Semen Padang FC, Kiper Asal Akademi Kembali Jaga Gawang Kabau Sirah

Tak hanya itu, manusia bertopeng itu juga dominan terlihat oleh warga yang berjenis kelamin perempuan.

"Tapi yang laki-laki juga pernah melihat, namun hanya tampak bagian belakang atau punggung," terangnya.

Kendati demikian, sejak kemunculan kedua tersebut, polisi, brimob, perangkat jorong hingga masyarakat langsung patroli mencari keberadaan manusia bertopeng yang meresahkan warga tersebut.

Namun karena kondisinya gelap dan penerangan tidak memadai, terduga pelaku belum berhasil ditemukan.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved