Pemkab Solok Selatan
Komitmen Transparansi, Pemkab Solok Selatan Paparkan Postur APBD 2026
Bupati Solok Selatan, Khairunas menegaskan bahwa kerja nyata dan pengabdian tulus adalah satu-satunya jawaban atas mandat rakyat tersebut.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Mulai dari pembangunan infrastruktur fisik hingga gaji para pegawai pemerintah kabupaten yang bertugas melayani kepentingan masyarakat sehari-hari.
Dilihat dari sisi Belanja, anggaran dialokasikan untuk Belanja Operasi yang bersifat jangka pendek guna mendukung operasional pemerintahan dan pelayanan publik.
Di sisi lain, terdapat Belanja Modal yang difokuskan untuk pembentukan aset tetap yang manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Baca juga: HUT ke-22 Solok Selatan, Bupati Khairunas Tekankan Refleksi dan Lompatan Pembangunan
Tak hanya itu, Pemkab juga menyiapkan pos Belanja Tidak Terduga serta Belanja Transfer untuk bagi hasil dan bantuan keuangan.
Semua ini dirancang untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan stabil di tengah dinamika ekonomi yang ada.
Terakhir, pada kolom Pembiayaan Daerah, terdapat mekanisme untuk menutup defisit atau memanfaatkan surplus anggaran.
Pada tahun anggaran 2026 ini, penerimaan pembiayaan berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya, yang juga akan digunakan untuk penguatan modal di Bank Nagari.
Baca juga: Bupati Khairunas Temui Komisi II, Harapan Baru untuk 8 Nagari Solok Selatan Segera Terwujud
Sebelumnya, Berdasarkan data yang dihimpun dari portal resmi Pemkab Solok Selatan pada Rabu, 14 Januari 2026, pemerintah daerah memfokuskan arah kebijakan pada penguatan sumber daya manusia dan transformasi ekonomi inklusif.
Visi utama yang diusung oleh pemerintah daerah adalah "Terwujudnya Solok Selatan yang Makin Maju dan Sejahtera".
Untuk mencapai target tersebut, Pemkab telah menyusun lima misi strategis yang dijabarkan ke dalam 25 program unggulan yang menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan hingga infrastruktur.
Bupati Solok Selatan, Khairunas menegaskan bahwa kerja nyata dan pengabdian tulus adalah satu-satunya jawaban atas mandat rakyat tersebut.
Baca juga: Solok Selatan Genap 22 Tahun, Pemkab Dorong Panas Bumi Jadi Sumber Energi Dunia
Ia berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan baik, sembari melakukan akselerasi di sektor-sektor yang masih membutuhkan perhatian intensif, seperti infrastruktur dan kesejahteraan sosial.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan pun telah menyiapkan "peta jalan" yang jelas. Sebagai landasan hukum dan arah kebijakan, pemerintah daerah telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2025–2045.
Visi besar ini bertujuan untuk menyelaraskan gerak daerah dengan visi Indonesia Emas 2045.
Tidak hanya rencana jangka panjang, langkah taktis lima tahunan juga telah dirumuskan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030.
| Pemkab Solsel Klaim Angka Pengangguran Turun Berkat Membaiknya Iklim Investasi |
|
|---|
| Wabup Solok Selatan Tekankan Target RPJMD 2025-2029 Harus Tuntas, Singgung Kondisi Keuangan Daerah |
|
|---|
| Perkuat Pembangunan Inklusif, Pemkab Solok Selatan Dorong Inovasi Digital Organisasi Perempuan |
|
|---|
| Pemprov Sumbar dan Pemkab Solok Selatan Perkuat Aturan Pajak Air Permukaan |
|
|---|
| Optimalisasi Pajak Air Permukaan, Bupati Solok Selatan Tekankan Pentingnya Keseimbangan Investasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/kantor-bupati-solok-selatan-912026.jpg)