Bencana Sumbar

Pemko Bukittinggi Bantu 262 Pelajar Terdampak Bencana di Sumbar, Beri Uang Hingga Perbaikan Rumah

Pemko) Bukittinggi menyerahkan secara simbolis bantuan kepada 262 pelajar terdampak bencana hidrometeorologi di Balairung Rumah Dinas Walikota,

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
Istimewa/Muhammad Iqbal
PENYERAHAN BANTUAN BENCANA: Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias saat menyerahkan bantuan kepada pelajar terdampak bencana di Balairung Rumah Dinas Walikota, Selasa (16/12/2025). Ramlan sebut bantuan diberikan berupa uang tunai Rp200.000 hingga upaya untuk membantu rumah pelajar terdampak atau hanyut. 

Ringkasan Berita:
  • Pemko Bukittinggi menyalurkan bantuan kepada 262 pelajar terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.
  • Setiap pelajar menerima bantuan dana tunai sebesar Rp200.000 yang bersumber dari PKK, GOW, Baznas, YPAM, dan pengusaha.
  • Bantuan diberikan khusus untuk siswa yang rumahnya terdampak galodo dan bersekolah di Kota Bukittinggi.
  • Pemko juga menyiapkan bantuan lanjutan bagi pelajar yang rumahnya hanyut atau terendam lumpur.

 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Pemerintahan Kota (Pemko) Bukittinggi menyerahkan secara simbolis bantuan kepada 262 pelajar terdampak bencana hidrometeorologi di Balairung Rumah Dinas Walikota, Selasa (16/12/2025).

Bantuan tersebut dikhusukan kepada pelajar yang terdampak bencana, dan bersekolah di Kota Bukittinggi.

Diketahui juga, bantuan itu merupakan sumbangan dana dari TP PKK, GOW, Baznas, Yayasan Perempuan Amanag Minang (YPAM) hingga pengusaha.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyebut bahwa bantuan yang diberikan berupa uang tunai kepada setiap anak terdampak bencana.

"Terdapat sebanyak 262 pelajar yang rumahnya terdampak atau menjadi korban bencana galodo," ungkapnya.

Baca juga: Perjalanan Maut ke Padang: Keluarga Mardian Dihantam Banjir Bandang Jembatan Kembar, 1 Masih Hilang

Kata Ramlan, nilai bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp200.000 untuk masing-masing anak.

"Dananya bersumber dari PKK, GOW, Baznas, YPAM serta pengusaha," ujar Ramlan.

"Selain itu, juga diberikan sejumlah bantuan lainnya. Termasuk upaya untuk membantu mereka yang rumahnya hanyut dan terendam lumpur," sambungnya.

Ramlan menuturkan bahwa hal itu merupakan bentuk kepedulian Pemko Bukittinggi agar para pelajar tidak putus sekolah.

"Ini adalah bantuan untuk anak-anak kita. Tidak boleh ada anak yang berhenti sekolah, mereka wajib tetap bersekolah dan terus belajar," ucapnya.

Baca juga: Jadwal KMP Gambolo Desember 2025: Berangkat dari Padang ke Sikabaluan Sore Ini

Pemko Bukittinggi memastikan mendata siswa dan siswi yang terdampak bencana dan bersekolah di kotanya.

"Kita akan data pelajar yang terdampak bencana, termasuk mereka yang kehilangan tempat tinggal,” katanya.

Ia menambahkan, Pemko Bukittinggi bersama seluruh donatur bakal terus hadir membersamai masyarakat terdampak bencana.

"Terkhusus anak-anak yang bersekolah di Kota Bukittinggi, serta memastikan bantuan disalurkan secara berkelanjutan, hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih," tambah Ramlan.(*)

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved