Bencana Agam
Jembatan Subarang Aie Agam Kembali Hanyut, Warga Terisolasi dan Tak Bisa Akses Logistik
Hujan yang melanda Palembayan, Agam, Sumbar, Sabtu (6/12/2025), menghanyutkan jembatan sementara penghubung Korong Subarang Aia ke Salareh Aie.
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
Selain personel, spanduk besar bertuliskan jam operasional juga tutur memperkecil akses jalan masuk, ke lokasi bencana.
Kapolres Agam AKBP Muari, mengatakan pemberlakuan jam operasional untuk para donatur dan keluarga korban yang ingin berkunjung ini untuk mempercepat proses pembersihan material banjir bandang dan pencarian korban.
Ia menerangkan kondisi di lokasi sejumlah alat berat masih terus bekerja, truk membawa materila longsor juga masih berlalu lalang melansir.
Selain itu, tim gabungan juga masih melakukan penyisiran, pencarian korban banjir bandang.
Oleh sebab itu diberlakukan jam operasional mulai pukul 08.00-12.00 WIB, dengan melakukan penutupan jalan.
• Solidaritas Sumbar - Dharmasraya Peduli Salurkan Bantuan 2,5 Ton Beras dan Rp100 Juta ke Tanah Datar
“Saya harap para donatur dan masyarakat tidak tersinggung, penutupan ini kami lakukan untuk mempercepat proses pembersihan dan pencarian bukan dengan maksud lain,” ujarnya.
Hal ini mengacu pada intensitas masyarakat yang sangat padat datang ke lokasi pada hari Sabtu (6/12/2025).
Para donatur dan masyarakat bisa masuk ke lokasi bencana sekira pukul 12.00 WIB hingga 13.30 WIB, saat alat berat dan tim gabungan istirahat.
Ia menegaskan upaya ini bukan untuk menutup donasi atau bantuan yang hendak ditunjukkan pada para korban.
“Untuk bantuan, donatur bisa drop di posko, tuliskan nama tempat bantuan akan disalurkan serta nomor telepon penerima,” ujarnya.
Jika, memang para donatur masih ragu, bantuan bisa disalurkan saat jam operasional jalan dibuka pukul 12.00 WIB hingga 13.30 WIB.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Hari Ini Minggu, 7 Desember 2025: Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan
Selain itu, ia mengimbau agar masyarakat tidak hanya fokus memberikan bantuan ke Salareh Aie, mengingat masih banyak korban bencana lain yang terdampak di Agam.
“Masyarakat bisa juga menyalurkan bantuan secara langsung ke Maninjau, Matur hingga Malalak,” ujarnya.
Warga setempat Armansyah, mengaku tidak mempermasalahkan jam operasional ini, mengingat akses jalan dan pencarian korban adalah prioritas bagi masyarakat.
“Bantuan tentu kami butuh, tapi diliar itu pembersihan material banjir dan pencarian korban adalah harapan utama masyarakat,” ujarnya.(*)
| Jalan Palembayan-Matur Nyaris Putus, Mahyeldi: Perbaikan Terkendala Anggaran |
|
|---|
| Kerangka Diduga Korban Galodo di Salareh Aia Barat Agam Dievakuasi ke RSUD Lubuk Basung |
|
|---|
| Kerangka Manusia Dewasa Ditemukan di Salareh Aia Barat Agam, Diduga Korban Galodo |
|
|---|
| Banjir Sungai Batang Agam Rendam Rumah Warga, 100 KK Mengungsi di Tanjung Raya |
|
|---|
| Jalur Lintas Palupuh Agam Bisa Dilewati Kembali, Alat Berat Bersihkan Material Longsor 20 Meter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/dia-ke-Salareh-Aie.jpg)