Harimau di Agam

Update Harimau yang Muncul di BRI Agam, Diduga Terpisah dari Induk dan Anak Lainnya

"Untuk dua individu, atau induk dan anak lainnya yang terpisah, saat ini berada di Jorong Mudiak Palupuh," jelasnya.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
KEMUNCULAN HARIMAU SUMATERA- Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, saat dimintai keterangan di kawasan BRIN Agam, di Bukit Koto Tabang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Kamis (16/10/2025). Ade ungkap individu harimau terjebak di BRIN Agam berjumlah satu ekor, sementara induk dan anak lainnya terpisah di jorong berbeda. 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat mengungkap pantauan terakhir Harimau Sumatera masuki kawasan BRIN di Kabupaten Agam, pada Kamis (16/10/2025) siang, hanya berjarak 200 meter dari posko.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra saat dimintai keterangan di kawasan BRIN Agam, Kamis (16/10/2025).

Diketahui, satu anak Harimau Sumatera terekam cctv kantor brin pada Rabu (15/10/2025) pukul 01.30 WIB.

Lokasi tepatnya berada di Bukit Koto Tabang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.

Baca juga: Penyebab Harimau Masuki Kawasan BRIN Agam, BKSDA Sumbar Duga Sedang Kejar Anjing

Diketahui juga, berdasarkan keterangan BKSDA Sumbar, anak Harimau Sumatera itu terpisah dari indukan dan anak satu lagi di jorong berbeda.

Sementara itu kata Ade, pantauan terakhir pihaknya terhadap anak Harimau Sumatera di kawasan BRIN Agam hanya berjarak 200 meter dari posko pemantauan.

"Pantauan terakhir jam 11.00 siang tadi, hanya berjarak 200 meter dari posko," kata Ade.

"Di kawasan BRIN hanya satu individu yang terjebak," sambungnya.

Baca juga: Pelatih Semen Padang FC Tekankan Disiplin dan Fokus Penuh Pemain Jelang Lawan Bhayangkara FC

KEMUNCULAN HARIMAU SUMATERA: Penampakan Harimau Sumatera terlihat dari CCTV kantor BRIN di Kabupaten Agam, Rabu (15/10/2025) sekira pukul 01:31 WIB. Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra tetapkan siaga satu dan laranf masyarakat beraktifitas di luar ruangan.
KEMUNCULAN HARIMAU SUMATERA: Penampakan Harimau Sumatera terlihat dari CCTV kantor BRIN di Kabupaten Agam, Rabu (15/10/2025) sekira pukul 01:31 WIB. Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra tetapkan siaga satu dan laranf masyarakat beraktifitas di luar ruangan. (CCTV Kantor BRIN)

Sementara itu, induk dan anak satu lagi berada terpisah dengan yang terperangkap di kawasan BRIN Agam.

"Untuk dua individu, atau induk dan anak lainnya yang terpisah, saat ini berada di Jorong Mudiak Palupuh," jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

"Kita juga sudah memasang kamera trap untuk pemantauan, sambil kita melakukan penanganan harimau di kawasan BRIN," pungkasnya.

Baca juga: Dejan Antonic Fokus Bawa Semen Padang Keluar dari Zona Merah, Tak Mau Janji Muluk-Muluk ke Manajemen

Sebelumnya diberitakan, Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra menyebut telah menerima laporan kemunculan Harimau Sumatera di jalan lintas Bukittinggi menuju Medan sejak Minggu (12/10/2025).

Harimau itu melintas di Jorong Batu Gadang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.

"Sejak tanggal 12 Oktober 2025 itu kami melakukan penanganan ke beberapa lokasi melintasnya harimau," kata Ade saat ditemui di kawasan Badan Riset dan Inovasi (BRIN) Kabupaten Agam, Kamis (16/10/2025).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved