Harimau di Agam

Heboh Kemunculan Harimau Sumatera di Palupuh Agam, BKSDA Pasang Enam Kamera Trap

Sementara itu, masyarakat Nagari Pasia Laweh diminta untuk tidak beraktivitas terlebih dulu di sekitar lokasi kemunculan harimau sumatera.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/BKSDA Sumbar
PEMASANGAN KAMERA TRAP- Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) memasang kamera trap di lokasi kemunculan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (27/2/2026). Petugas BKSDA sudah memasang enam unit kamera trap di sekitar lokasi kemunculan harimau sumatera. 

Ringkasan Berita:
  • Ringkasan Berita:Harimau sumatera muncul di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.
  • Satwa liar jenis harimau sumatera tersebut muncul dan berhadapan langsung dengan petani.
  • Namun, bukannya lari atau menghindar, warga terlihat mengobrol dengan satwa liar tersebut.
  • BKSDA Sumbar telah menurunkan tim untuk melakukan penanganan.
  • Petugas BKSDA kemudian memasang enam unit kamera trap di sekitar lokasi kemunculan harimau.

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) memasang sebanyak enam kamera trap di lokasi kemunculan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Diketahui seekor harimau muncul di area perkebunan milik warga yang berada di Jorong Palupuh, Kenagarian Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Agam.

Satwa liar jenis harimau tersebut dilaporkan muncul pada Kamis (26/2/2026). Kemudian, kejadian tersebut dilaporkan ke petugas BKSDA agar dapat ditindaklanjuti.

Saat ini, petugas BKSDA sudah berada di lokasi kemunculan harimau dan telah memasang kamera trap.

Baca juga: BKSDA Terjunkan Tim Tindaklanjuti Kemunculan Harimau Sumatera di Palupuh Agam

Hal itu disampaikan oleh Kepala Resort Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, saat dihubungi TribunPadang.com, pada Jumat (27/2/2026).

Pihaknya sudah memasang enam unit kamera trap di sekitar lokasi kemunculan harimau sumatera.

Sementara itu, masyarakat Nagari Pasia Laweh diminta untuk tidak beraktivitas terlebih dulu di sekitar lokasi kemunculan harimau sumatera.

"Kita sudah pasang enam kamera trap, untuk masyarakat, sementara waktu jangan beraktivitas di sekitar lokasi kemunculan untuk menghindari hal yang tak diinginkan," ujar Ade Putra.

Baca juga: BKSDA Sumbar Tangkap Penjual Satwa Liar di Pasaman Bawa Tapir, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Ia menyampaikan, pemasangan kamera trap ini sebagai tindak lanjut penanganan yang dilakukan petugas di lapangan.

Usai menerima informasi, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan.

"Sehubungan dengan video kemunculan satwa harimau di kawasan Nagari Pasia Laweh, kami sudah menurunkan tim untuk melakukan penanganan," ungkapnya.

Ade Putra menyebut, masyarakat di daerah tersebut juga sudah melaporkan ke BKSDA sebelumnya.

Baca juga: Izin Tambang Terbit Meski Sudah Ditolak, Warga Nagari Kasang Cari Keadilan ke Komnas HAM Sumbar

Dari laporan masyarakat, terdapat satu ekor harimau sumatera yang bertemu dengan petani di ladang masyarakat Kamis kemarin.

"Total laporan masuk ada satu ekor harimau sumatera, kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait," sebutnya.

Di lokasi kemunculan harimau, tim Pagari Pasia Laweh juga telah dikerahkan melakukan penanganan awal dan membantu BKSDA.

Video Kemunculan Harimau Viral di Media Sosial

KEMUNCULAN HARIMAU SUMATERA- Penampakan harimau sumatera yang muncul di perkebunan warga, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Kamis (26/2/2026).
KEMUNCULAN HARIMAU SUMATERA- Penampakan harimau sumatera yang muncul di perkebunan warga, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Kamis (26/2/2026). (Tangkapan Layar)
Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved