Penemuan Mayat di Batang Anai
Hindari Jalan Lintas Batang Anai Padang Pariaman, Ada Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Berantai
Sampai pukul 10.30 WIB, proses rekonstruksi masih berlangsung di lokasi TKP pertama persisnya di rumah pelaku Satria Juwanda.
Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Polres Padang Pariaman meminta pengendara agar bersabar saat melintas di kawasan Batang Anai, akibat adanya proses rekonstruksi kasus pembunuhan berantai, Rabu (3/9/2025) siang ini.
Permintaan ini disampaikan oleh Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, saat melangsungkan proses rekonstruksi kasus pembunuhan berantai di lokasi tempat kejadian perkara pertama.
Proses rekonstruksi ini rencananya akan berlangsung di tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sampai pukul 10.30 WIB, proses rekonstruksi masih berlangsung di lokasi TKP pertama persisnya di rumah pelaku Satria Juwanda.
Baca juga: Bertemu Wanda saat Rekonstruksi Pembunuhan di Padang Pariaman, Keluarga Siska Pastikan Tak Anarkis
Setelah TKP pertama akan berlangsung proses rekonstruksi lanjutan di pabrik tempat korban bekerja dan di jembatan kembar Kuliek, Batang Anai.
“Perlambatan arus lalu lintas kemungkinan akan terjadi di jembatan kembar, jadi kami harap pengendara bisa bersabar,” ujarnya.
Ia menyebut opsi pemberlakuan jalan satu arah juga mungkin terjadi, namun semua bersifat opsional tergantung proses rekonstruksi.
Kendati akan menjadi perlambatan Faisol mengaku proses rekonstruksi di TKP tersebut tidak akan berlangsung lama.
“Di TKP terakhir hanya memastikan proses pembuangan mayat korban mutilasi,” tuturnya.
Baca juga: Turun dari Rantis Brimob Wanda Pembunuh Berantai Langsung Masuk Dalam Rumahnya di Padangpariaman
Tiba Pakai Rantis Brimob
Pelaku pembunuhan berantai dan mutilasi di Padang Pariaman, Wanda, langsung dibawa ke dalam rumah setiba di lokasi rekonstruksi, Rabu (3/9/2025) pagi.
Pantauan jurnalis TribunPadang.com Fajar Alfaridho di lapangan, pihak kepolisian datang bersama pelaku Wanda ke rumahnya sekira pukul 09.10 WIB.
Wanda tampak dibawa menggunakan kendaraan taktis (rantis) milik Brimob Polda Sumbar dan diiringi beberapa kendaraan lainnya yang dipimpin langsung oleh Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir.
Rantis adalahkendaraan taktis buatan dalam negeri yang digunakan oleh satuan Brimob untuk operasi pengamanan berisiko tinggi.
Dirancang dengan bodi lapis baja dan kemampuan manuver di medan berat.
Baca juga: Keluarga Korban Pembunuhan Siska Oktavia di Padang Pariaman Harap Wanda Dihukum Mati
penemuan mayat di Batang Anai
Batang Anai
Sumatera Barat
Padang Pariaman
TribunBreakingNews
Wanda
Satria Juwanda
| Pengacara Wanda Kritik Putusan Hakim: Kalau Fakta Persidangan Dikesampingkan, Untuk Apa Ada Sidang? |
|
|---|
| Wanda Sempat Ingin Terima Vonis Mati, Kuasa Hukum: Dia Harus Diberi Kesempatan untuk Bertobat |
|
|---|
| Kuasa Hukum Wanda Kecewa Vonis Mati: Kalau Fakta Persidangan Dikesampingkan, Untuk Apa Ada Sidang |
|
|---|
| Tangis Haru Ibu Korban Pecah Saat Wanda Divonis Mati, Wenni: Saya Puas dengan Putusan Ini |
|
|---|
| Wanda Hanya Tertunduk Divonis Mati Kasus Mutilasi, Tangis Keluarga Korban Pecah di Ruang Sidang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/BERJAGA-Ratusan-petugas-berjaga-di-area-rekonstruksi.jpg)